PEMAIN KEDUABELAS: Dukungan suporter Simolodro dibutuhkan PPSM untuk menjalani kompetisi Liga 2. (DOK RADAR KEDU)
PEMAIN KEDUABELAS: Dukungan suporter Simolodro dibutuhkan PPSM untuk menjalani kompetisi Liga 2. (DOK RADAR KEDU)

MAGELANG – PPSM Sakti Magelang harus bisa memanfaatkan keuntungan bermain di kandang Stadion Moch Soebroto melawan Persipon Pontianak, Sabtu (13/5) besok. Kemenangan merupakan harga mati untuk menjaga peluang PPSM bertahan di Liga 2 tahun depan atau lolos ke babak selanjutnya.

Manajer PPSM Sakti Magelang Sallafudin mengatakan, pertandingan melawan Persipon Pontianak di kandang harus dimenangkan. Meraih poin penuh jadi harga mati. “Momentum di kandang harus kami manfaatkan. Kami meminta kepada seluruh pemain agar menargetkan kemenangan di dada masing-masing pemain. Ini penting,” tegas Sallafudin, Kamis (11/5).

Sallafudin mengatakan, saat ini PPSM terpaku di posisi 6 klasemen sementara grup 4 dengan 3 poin. Sementara Persipon satu posisi di bawah PPSM dengan mengumpulkan 1 poin. Kedua tim ini masih masuk dalam zona degradasi.

Kompetisi Liga 2 memang berat. Hanya juara dan runner up grup yang maju ke babak 16 besar untuk terus memperebutkan 3 tiket promosi ke Liga 1. Tim di peringkat 5 hingga 8 akan degradasi ke Liga 3.

Sementara peringkat 3 dan 4 dari 8 grup, akan bertarung di babak play off agar bisa bertahan di Liga 2. Tim play off yang akan bertahan di kompetisi kasta kedua ini hanya 5, sementara 11 tim lainnya ikut degradasi ke Liga 3.

“Pastinya Persipon Pontianak juga mengejar kemenangan. Laga ini cukup berat tapi kami yakin bisa meraih kemenangan. Kemenangan besok cukup penting karena pekan selanjutnya kami akan bertandang ke Semarang melawan PSIS Semarang, pertandingan yang cukup sulit,” aku Sallafudin.

Pelatih Kepala PPSM Sakti Magelang Siswanto ‘Kancil’ mengaku, target kemenangan pada pertandingan melawan Persipon Pontianak diinginkan oleh manajemen. “Karena memang sangat penting untuk posisi aman kami di klasemen. Kami sudah meminta kepada seluruh pemain agar semangat,” beber Siswanto.

Kendala pemain yang cedera saat melawan Persipur Purwodadi sepertinya sudah mulai berkurang. “Ronny Ardian, Rezza Ajie, M Sofyan Cahyono kemungkinan bisa maksimal. Untuk bek Miftah Anwar Sani kemungkinan juga bisa main. Dalam setiap latihan sudah kami minta pemain agar berkonsentrasi mengawal lini pertahanan, jangan lengah,” jelas Siswanto. (cr3/ton)