33 C
Semarang
Minggu, 5 Juli 2020

179 Warga Terima Bantuan Rp 5,3 M

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

UNGARAN – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kembali mengucurkan bantuan untuk 179 warga dari 8 desa di Kecamatan Bringin dan Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang.

Bantuan tersebut merupakan stimulan Perumahan Swadaya Pembangunan Baru (BSPS PB). Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Kasubid Pendataan dan Verifikasi Direktorat Rumah Swadaya Ditjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Agusni Gunawan kepada masyarakat di dua kecamatan tersebut.

Dimana setiap warga mendapatkan bantuan dana sebesar Rp 30 juta yang langsung ditransfer ke rekening masing-masing. “Kabupaten Semarang menjadi salah satu dari lima kabupaten/kota yang mendapat alokasi BSPS PB lebih dari seratus unit rumah,” ujar Agusni saat menyerahkan bantuan di aula Kantor Desa Sendang, Bringin, Kamis (11/5).

Jumlah lebih dari seratus unit rumah tersebut dikarenakan kinerja pelaksanaan program BSPS tahun sebelumnya berjalan baik dan ada komitmen dari pemerintah daerah untuk menganggarkan bantuan serupa.

Agusni menerangkan, secara nasional alokasi program BSPS PB 2017 ini sebanyak 2.000 unit rumah di 17 kabupaten/kota. Ada lima daerah yang mendapat alokasi lebih dari 100 unit karena dinilai memiliki kinerja bagus dalam pelaksanaan program BSPS tahun sebelumnya. Diantaranya Kabupaten Semarang, Kabupaten Donggala Sulawesi Tengah, Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Garut Jawa Barat.

Sementara itu, Wakil Bupati Semarang Ngesti Nugraha yang juga hadir pada kesempatan itu mengatakan, program dari kementerian sejalan dengan kebijakan Pemkab Semarang yang juga memprioritaskan perbaikan rumah tidak layak huni.

Dipaparkan masih ada sekitar 39.900 rumah tidak layak huni yang harus diperbaiki. Setiap tahun ditargetkan perbaikan 2.000 rumah dengan dana dari pemerintah pusat dan provinsi maupun dari APBD Kabupaten Semarang.

“Saya berharap para kepala desa untuk ikut serta mengawasi pembangunan rumah swadaya ini. Kalau bisa sebelum Lebaran tahun ini, rumah sudah jadi,” ujarnya.

Dia menambahkan, sebanyak 129 unit rumah yang akan dibangun tersebar di lima desa di Kecamatan Bringin. Seperti Desa Sendang 24 unit, Rembes 30 unit, Kalikurmo 25 unit, Kalijambe 25 unit dan Tempuran 25 unit. Sedangkan untuk Kecamatan Sumowono alokasi bantuan yang diberikan ada di Desa Candigaron 20 unit, Lanjan 15 unit dan Ngadikerso 15 unit.

“Sedangkan usulan untuk pembangunan rumah di Desa Banding sebanyak 20 unit saat ini masih dalam proses persetujuan Kementerian PUPR. Harapannya, dapat terlaksana tahun ini juga,” ujarnya. (ewb/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Donor Darah Makin Mudah

RADARSEMARANG.COM - PETUGAS saat melayani pendonor darah di Unit Mobil Donor Darah di kawasan kampus Undip Tembalang, Kota Semarang, Rabu (14/3). Untuk memudahkan pendonor...

Fokus Pelestarian Budaya

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Menjaga kelestarian budaya saat ini menjadi fokus Desa Timpik Kecamatan Susukan. Pemikiran tersebut muncul dari Kepala Desa Timpik, Syuhada. Bentuk peletarian...

Pementasan Wayang Sindir Dunia Pendidikan

DEMAK - Pentas wayang bathok wayang rotan yang digabungkan dengan seni teaterikal mampu menarik perhatian para penonton. Seni kontemporer yang dimainkan sejumlah seniman yang...

Timsus Asusila, Blusukan ke Hotel dan Kos untuk Bongkar Kejahatan

PARA polisi ini keluar masuk hotel, wisma, sampai kos-kosan. Yang dicari, para pelaku tindak pidana asusila. Enam anggota Unit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya itu...

Pentingnya Data Pemilih Dalam Pemilu

RADARSEMARANG.COM - SELAMA Ini seseorang jarang sekali melihat dan peduli tentang daftar pemilih yang diumumkan pada papan pengumuman di Kantor Balai Desa setempat, atau...

140 PNS Eselon III Dites Urine

DEMAK - Sebanyak 140 pegawai negeri sipil (PNS) Pemkab Demak eselon III, kemarin, dites urine. Ini untuk mengetahui apakah mereka mengonsumsi narkoba atau tidak. Mereka...