SEMANGAT BARU: Ketua Umum PBVSI Jateng Irjen Poil Condro Kirono, saat pelantikan pengurus PBVSI Jateng, kemarin. (AFIATI TSALITSATI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SEMANGAT BARU: Ketua Umum PBVSI Jateng Irjen Poil Condro Kirono, saat pelantikan pengurus PBVSI Jateng, kemarin. (AFIATI TSALITSATI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Perbolavolian Jawa Tengah bersiap menjalankan strategi guna memperbaiki prestasi di level nasional. Hal ini diungkapkan langsung oleh Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono yang terpilih menjadi Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Jateng periode 2016-2020, di Gedung Gradika, Kantor Gubernur Jawa Tengah, Rabu (10/5) kemarin.

Dia didampingi oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jateng Sri Puryono sebagai wakil ketua, bersama 53 pengurus PBVSI Jateng yang lain, kemarin  dilantik langsung oleh Ketua Umum Pengurus Pusat PBVSI Imam Sudjarwo. “Secepatnya kami akan rapat kerja guna memperbaiki prestasi pervolian di Jateng, bukan hanya prestasi namun juga pembinaan,” ungkapnya.

Menurutnya, Jateng mempunyai banyak potensi atlet bola voli. Potensi yang dimiliki Jawa Tengah harus ditampung guna memperbaiki prestasi pervolian Jateng paada level nasional. “Jateng merebut medali perak di PON 2012 dan 2016. Di PON 2020 di Papua yang akan datang, medali emas harus kita raih,” tandasnya.

Condro membeberkan strateginya dalam mencari bibit baru yang handal utnuk pevoli Jateng, dirinya akan mengarahkan babinkamtibmas ketika melihat anak-anak usia SD-SMP yang tinggi dan menonjol meskipun tidak bisa voli, akan dilakukan pembinaan bina baik mulai d disekolahkan hingga dimasukkan ke klub voli. “Dengan dilantiknya pengurus baru ini kami berharap skuad Pengprov PBVSI Jateng semakin solid dalam memajukan voli di Jateng, baik pembinaannya maupun prestasinya,” tandasnya. (tsa/smu)