Kini, Gringsing Miliki Kampung KB

1182
PERESMIAN : Camat Gringsing Drs Rusmanto didampingi unsur Muspika dan Kades Sidorejo Witono menggunting pita sebagai simbol dicanangkannya Kampung KB di Dukuh Siklayu Desa Sidorejo, Rabu (10/5) kemarin. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PERESMIAN : Camat Gringsing Drs Rusmanto didampingi unsur Muspika dan Kades Sidorejo Witono menggunting pita sebagai simbol dicanangkannya Kampung KB di Dukuh Siklayu Desa Sidorejo, Rabu (10/5) kemarin. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

BATANG-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang, turut menyukseskan program Keluarga Berencana (KB) yang dihidupkan lagi oleh pemerintah pusat, dengan mencanangkan Kampung KB. Karena itulah, untuk mendekatkan pelayanan KB kepada masyarakat dilakukan launching Kampung KB di Dukuh Siklayu, Desa Sidoarjo, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Rabu (10/5) kemarin.

Dalam launching tersebut, turut dihadiri oleh Muspika Kecamatan Gringsing, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang, Kepala KUA Gringsing, Kepala UPT Disdikbud dan tokoh masyarakat setempat. Juga dihibur oleh kelompok seni lokal, Binaan Keluarga Remaja yang pernah maju ke tingkat nasional.

Camat Gringsing Rusmanto mengungkapkan bahwa tujuan dicanangkannya Kampung KB oleh pemerintah pusat adalah untuk masa depan bangsa.

Dijelaskan, tujuan Kampung KB ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang KB, meningkatkan peserta KB aktif, ketahanan dan kesehatan keluarga dan meningkatkan kualitas generasi. Selain itu, untuk menurunkan jumlah KDRT. Untuk itu, hilangkan budaya kuno, Banyak Anak Banyak Rezeki, karena sudah tidak relevan lagi. “Keberhasilan Kampung KB ini, tidak lepas dari peran serta semua pihak,” kata Rusmanto usai menggunting pita dan menandatangani prasasti dimulainya program Kampung KB.

Kades Sidorejo Witono mengakui jika warganya masih kurang dalam hal Keluarga Berencana. Karena mayoritas penduduk Dukuh Siklayu adalah nelayan dan minat ikut KB masih sangat kurang. Tapi dengan dicanangkannya Kampung KB di sini, pihaknya berharap masyarakat menyadari pentingnya pembatasan kelahiran.

“Mayoritas warga kami nelayan, minat dengan KB juga kurang. Tapi tadi alhamdulillah, sudah ada 30 orang yang pasang implan,” kata Witono yang dibenarkan oleh Kadus Siklayu Toni.

Menurut Koordinator PLKB Kecamatan Gringsing, Supartini, pencanangan Kampung KB di Kecamatan Gringsing memang terhitung tepat. Karena Gringsing jauh dari pusat Pemerintahan Kecamatan dan pelayanan lain.

Terlebih untuk Dukuh Siklayu diambil karena memenuhi beberapa kriteria, di antaranya berada di daerah pantai yang jauh dari pusat pelayanan KB, pencapaian akseptor KB masih rendah, penduduknya padat dan memiliki jumlah keluarga pra sejahtera di atas rata-rata desa. “Semoga dengan adanya Kampung KB ini, membuat warga disini lebih sadar dalam membangun keluarga yang lebih baik. Dengan mengontrol ledakan jumlah penduduk,” tandasnya. (han/sct/ida)