33 C
Semarang
Senin, 13 Juli 2020

E-Commerce dan Jual Beli Online Dongkrak Omzet JNE

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

SEMARANG – Pelaku e-commerce Usaha Kecil dan Menengah (UKM), adalah sektor potensial jika digarap dengan serius untuk meningkatkan jasa pengiriman. JNE membidik para pelaku UKM ini serta jasa jual beli online untuk meningkatkan omzet pengiriman jasa pengiriman di Semarang dan Jawa Tengah. JNE mencatat, hampir 60-70 persen dari barang yang dikirim melalui JNE adalah dari jual beli online serat e-commerce UKM.

“Sekarang perkembangan pelaku jual beli online serta e-commerce UKM di Semarang dan Jawa Tengah luar biasa dalam memanfaatkan media sosial untuk menjual produknya. JNE siap melayani mereka dengan baik,” ujar Branch Manager JNE Semarang, Murah Lestari, saat berkunjung ke kantor redaksi Jawa Pos Radar Semarang bersama jajarannya, kemarin.

Selain membidik UKM, JNE juga terus membenahi layanan serta terus berinovasi untuk jasa layanannya. Menurut wanita yang akrab disapa Tari ini, JNE cukup mendapat kepercayaan dari pengguna layanan pengiriman barang di Semarang. Terbukti dari adanya 75 titik layanan JNE di seluruh Kota Semarang saat ini. “Kita sangat mengutamakan pelayanan, memperbaiki SDM dan mati-matian mempertahankan performa layanan,” tandasnya.

Tari yang didampingi Public Relation JNE Regional Jateng Widiana Khalis serta Head of Sales Marketing JNE Semarang Said Budi Nugroho ini juga memaparkan, saat ini JNE mempunyai tujuh produk layanan andalan, yang bisa dipilih konsumen sesuai kebutuhan. Di antaranya adalah Super Speed (SS), PESONA (Pesanan Oleh-oleh Nusantara), YES (Yakin Esok Sampai), REG (Regular), OKE (Ongkos Kirim Ekonomis), JESIKA (Jemput ASI Seketika) serta PELIKAN (Pengiriman Lintas Kawasan). Di tengah persaingan berbagai perusahaan jasa pengiriman, JNE Semarang mampu menguasai 18 persen pasar dengan volume 20.000 pengiriman serta menerima 30.000 kiriman per hari. (smu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Gaji Pegawai RSUD Terlambat Dibayar

SEMARANG – Manajemen pengelolaan pegawai Pemprov Jateng dipertanyakan. Gaji seluruh pegawai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dan jasa pelayanan yang bertugas di RSUD Dr...

Kontraktor Dewi Sri Sejati Raih Penghargaan Nasional

PENGHARGAAN Indonesia Business, Profesional and Education kembali digelar kali ketujuh, bertempat di Hotel Sari Pan Pasific Jakarta, Jumat (16/6) lalu.  Penghargaan yang dimaksudkan sebagai...

Gerak Cepat Nego Pemain

SEMARANG – Tim PSIS Semarang akan segera mempersiapkan diri menghadapi gelaran Liga 1 musim 2018. Langkah pertama yang dilakukan tim berjuluk Mahesa Jenar itu...

Bulog Demak Terbanyak Serap Beras Petani Stok Beras Capai 17.951 Ton

DEMAK-Bulog Demak menunjukkan prestasinya yang cukup gemilang. Ini setelah pada musim tanam (MT) I, berhasil melakukan penyerapan beras di wilayahnya paling banyak se-Indonesia. Gudang Bulog...

Perlu Pojok Baca di Kampung

WONOSOBO - Kesadaran masyarakat untuk membaca belum merata sampai ke desa-desa. Masih banyak perpustakaan desa yang tidak berfungsi karena minim pengunjung. Plt Kepala Kantor Arsip...

Soroti Prasarana Samsat yang Terbatas

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – DPRD Jateng meminta Unit Pelayanan Pendapatan Daerah (UPPD) Kabupaten Grobogan menambah sarana dan prasarana agar bisa melayani wajib pajak dengan lebih...