Penjualan Daihatsu Naik 3 Persen

2294
BARU TAPI LAMA: Salah satu pemenang program Daihatsu Setia, H Santoso dan istri menerima mobil Xenia miliknya yang sudah direkondisi dari Amelia Tjandra dan Hendrayadi Lastiyoso di Astra Daihatsu Solo Baru, Selasa (9/5). (DOKUMEN DAIHATSU)
BARU TAPI LAMA: Salah satu pemenang program Daihatsu Setia, H Santoso dan istri menerima mobil Xenia miliknya yang sudah direkondisi dari Amelia Tjandra dan Hendrayadi Lastiyoso di Astra Daihatsu Solo Baru, Selasa (9/5). (DOKUMEN DAIHATSU)

SOLO – Manajemen Daihatsu optimistis mampu melampaui target pangsa pasar penjualan sebesar 16 persen hingga akhir 2017. Hal itu melihat kondisi pasar otomotif nasional dan kinerja penjualan mobil Daihatsu sepanjang Januari hingga April 2017. “Secara nasional, penjualan retail otomotif turun 4 persen, tetapi penjualan Daihatsu ternyata malah naik 3 persen,” ujar Marketing & Customer Relation Division Head PT Astra International Tbk- Daihatsu Sales Operation (AI-DSO), Hendrayadi Lastiyoso, di sela  acara Daihatsu Setia di Astra Daihatsu Solo Baru, Selasa (9/5).

Hadir pada acara itu Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor Amelia Tjandra,  Regional Head PT AI-DSO Jawa Tengah David Gunawan, Technical Service Executive Coordinator PT Astra Daihatsu Motor Anjar Rosjadi, dan delapan pemilik mobil Daihatsu yang memenangkan program Daihatsu Setia. Program itu merupakan pemberian apresiasi kepada konsumen dengan merekondisi mobil lama mereka hingga baru seperti saat dibeli.

Hendrayadi melanjutkan, sepanjang Januari hingga April 2017, penjualan ritel otomotif nasional sebanyak 331.000 unit atau 96 persen dari periode yang sama tahun lalu. Sepanjang periode itu, Daihatsu mencetak penjualan 59.075 unit atau naik 3 persen dari periode serupa tahun lalu. Pangsa pasar (market share) Daihatsu juga naik 1,25 persen menjadi 17,8 persen dan menempati posisi kedua penjualan otomotif nasional di bawah Toyota. “Posisi nomor dua ini sudah diraih Daihatsu selama delapan tahun berturut-turut. Kami optimistis bisa mempertahankannya tahun ini,” tambah Hendrayadi.

Dikatakan, pihaknya tidak pernah menargetkan pencapaian dalam jumlah unit, tetapi dari sisi pangsa pasar. Targetnya pun, kata Hendrayadi, tidak pernah muluk-muluk. Tahun ini, hanya menargetkan bisa mencapai pangsa pasar minimal 16 persen, tergantung dari angka penjualan nasional.  “Seandainya seperti tahun lalu, kami menargetkan 15 persen, ternyata bisa meraih 17,9 persen dengan total penjualan 192.410 unit, itu Alhamdulilah. Makanya, kami optimistis tahun ini target bisa dicapai, bahkan bisa lebih tinggi lagi, sama seperti tahun lalu,” papar dia.

Keyakinan besar itu juga melihat potensi besar di semester kedua. Saat itu akan hadir wajah baru lima produk Daihatsu di ajang pameran GIIAS 2017 yang bertepatan dengan HUT ke-110 tahun Daihatsu. Lima produk itu, Xenia, Terios, Sigra, Luxio, dan Sirion. Berdasarkan catatan, pada 2017 ini, Gaikindo menargetkan penjualan ritel otomotif nasional sebesar 1,05 juta unit. Target itu di bawah pencapaian tahun lalu yang sebesar 1,072 juta unit.

Amelia Tjandra mengatakan, peningkatan penjualan Daihatsu karena konsumen semakin mengenal Daihatsu sebagai mobil berkualitas yang bandel, kuat, dan hemat BBM.  “Lihat saja bemo yang sudah ada di Jakarta sejak 1962, hingga kini masih beroperasi, mesinnya kuat,” ujar dia.

Makanya, bertepatan ulang tahun 110 tahun Daihatsu di dunia, pihaknya memberikan apresiasi kepada konsumen setia pemilik Daihatsu. “Tahun ini, akan ada 110 pemilik Daihatsu yang memenangkan program Daihatsu Setia,” katanya.

Kemarin, delapan pemenang dari Jateng menerima mobil mereka yang sudah direkondisi seperti baru kembali. Biaya rekondisi sekitar Rp 80 juta per unit ditanggung Daihatsu. Pemilik mobil Daihatsu yang beruntung itu adalah H Santoso (Ungaran), Ary Budiarti (Semarang) dan Selamet Sulistyo (Semarang), ketiganya pemilik mobil Xenia. Selain itu, Suharno (Rembang), Abdul Harris (Semarang) dan Dadang Wahyu (Kudus), ketiganya pemilik mobil Terios. Dua lainnya, Annita Rachmawati (Semarang) pemilik mobil Serion dan Tanti Damayanti (Solo) pemilik mobil Luxio.

H Santoso, pemenang asal Ungaran, Kabupaten Semarang  mengatakan, Daihatsu Xenia dipilih karena harganya yang terjangkau. Pensiunan PNS Balai Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) di Jogja ini sering bekerja ke luar kota. “Saya memilih Xenia, karena terbukti menjadi pilihan banyak masyarakat Indonesia, karena Xenia adalah mobil sejuta umat yang terbukti andal dan irit,“ tuturnya.

David Gunawan mengatakan, pihaknya optimistis dengan berbagai apresiasi itu, masyarakat akan semakin mengenal Daihatsu. Menurut dia, program itu merupakan bentuk apresiasi kepada pelanggan, jadi memang targetnya bukan untuk jualan. Tetapi, ia yakin, dengan citra Daihatsu yang semakin menguat, penjualan juga akan meningkat. Saat ini, penjualan Daihatsu di Jateng memberi kontribusi 9 persen bagi Daihatsu secara nasional. “Tahun ini, kami menargetkan bisa meraih penjualan 19.177 unit,” katanya. (aro/bis)