Kelurahan Kuningan Jadi Kampung Ramah Anak

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

SEMARANG – Setelah Kampung Anggrek, Kampung Bandeng dan Kampung Jawi, Semarang kini memiliki Kampung Ramah Anak, tepatnya di Jalan Tambra RT 2 RW 9, Kelurahan Kuningan Kecamatan, Semarang Utara. Sebelum disulap menjadi kampung ramah anak, dulunya kampung ini merupakan kawasan kumuh padat penduduk dengan puluhan anak yang putus sekolah dan tidak memiliki aktivitas positif lainnya.

Namun, setelah dicanangkannya program kampung tematik Ramah Anak, wilayah dengan luas 14,515 hektare tersebut mulai bersolek dan memperlihatkan sebuah kampung yang benar-benar menarik. Pembangunan talut dan saluran, kanstin jalan dicat warna-warni, pot-pot tanaman juga tertata dengan rapi di pinggir jalan, ditambah sarana permainan anak-anak yang sekelilingnya ada tempat duduk yang menarik. Hal ini diapresiasi oleh Wali Kota Hendrar Prihadi pada saat menyambangi kampung tersebut, Selasa (9/5).

”Anak adalah salah satu aset yang harus kita rawat. Maka didiklah dan ajari mereka serta penuhilah hak-hak anak. Jangan sampai mengeksploitasi anak secara berlebihan,” tutur Hendrar Prihadi.

Hendi, sapaan akrab wali kota, menjelaskan, didirikannya Kampung Ramah Anak ini, karena di Semarang belum ada tempat untuk anak menyalurkan aktivitas sosial, seperti bermain, belajar, berkumpul dengan teman sebaya, dan lain-lain. ”Banyaknya gadget membuat anak-anak kerap kehilangan waktu bermain dengan teman sebayanya. Sehingga diperlukan tempat khusus yang dapat untuk bermain dan berkumpul bersama kedua orang tuanya maupun teman sebaya,” jelasnya.

Sementara itu, Lurah Kuningan Joko Sumarno menambahkan, selain taman bermain anak, pihaknya menyediakan gedung perpustakaan dengan ratusan koleksi buku bacaan fiksi maupun nonfiksi, dan setiap Minggu mengadakan bimbingan belajar dengan pengajar dari karang taruna dan warga sendiri yang berprofesi sebagai guru. (amu/zal/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -