33 C
Semarang
Jumat, 3 Juli 2020

DPM-PTSP Gelar Layanan Simpatik

Another

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru...

SEMARANG – Pemkot melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) menggelar pelayanan perizinan tenaga kesehatan dengan mendekatkan langsung ke masyarakat. Kali ini dilaksanakan di lobi utama RS Telogorejo Semarang.

Pelayanan yang diberikan semuanya sudah menggunakan aplikasi Sistem Informasi Kesehatan (Sinakes) Online, sehingga pemohon tidak perlu menunggu waktu lama. Selain itu sistem online ini juga mengurangi penggunaan kertas sehingga lebih ramah lingkungan.

Melalui Sinakes ini, layanan perizinan untuk tenaga kesehatan yang sebelumnya bisa memakan waktu 10 hari kerja hingga satu bulan, bisa dilakukan hanya dalam waktu 18 jam. Kepala DPM-PTSP Kota Semarang, Ulfi Imran Basuki mengatakan, pelayanan simpati ini untuk mendekatkan ke masyarakat.

”Kita istilahnya jemput bola, langsung ke RS yang menjadi pusat kegiatan para tenaga kesehatan, dengan harapan para pemohon bisa langsung mengajukan,” ujar Ulfi Imran Basuki.

Dia menegaskan Sinakes ini sebagai langkah penyederhanaan permohonan izin profesi dari tenaga kesehatan. ”Dengan Sinakes perizinan dapat dipangkas dan hanya butuh waktu 18 jam,” imbuhnya.

Aplikasi Sinakes terintegrasi dalam tiga kelembagaan yang menangani proses perizinan tenaga kesehatan seperti Organisasi Profesi, Dinas Kesehatan Kota Semarang dan DPM-PTSP Kota Semarang.

Tercatat ada sejumlah organisasi profesi yang hadir antara lain profesi keperawatan, bidan, ahli gizi, ahli farmasi, kesehatan lingkungan, apoteker, terapi wicara, okupasi terapi, fisioterapi, perekam medis dan informasi kesehatan. ”Organisasi profesi ini menyiapkan rekomendasi kalau tenaga ahli ini sudah memiliki kemampuan dan kredibilitas,” katanya.

Ulfi Imran Basuki menerangkan, mengenai alur, proses pengajuan perizinan untuk tenaga kesehatan dimulai dari pengajuan ke organisasi profesi yang diikuti. Kemudian diajukan secara online ke Dinas Kesehatan. Dari Dinas Kesehatan akan diverifikasi DPM-PTSP untuk kemudian diterbitkan izinan.

”Sebelum adanya sistem online setiap hari melayani 70 sampai 100 pemohon izin, sehingga berkas menumpuk cukup banyak. Dengan online sekarang tidak ada berkas dan juga waktu lebih cepat,” jelasnya. (zal/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

Tambah Puyeng, Suami Nganggur

RADARSEMARANG.COM, LADY Sandi, 38, harus siap menanggung beban dua kali lebih besar setelah menjatuhkan talak suaminya. Bukan tanpa alasan, John Dori, 45, yang gagah...

Tiga Bersamaan

Tiga orang hebat ini punya ide yang mirip-mirip. Hafidz Ary Nurhadi di Bandung, dr Andani Eka Putra di Padang dan Fima Inabuy di Kupang,...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Gencarkan Pelatihan Untuk 1.000 Wirausaha Baru

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Pemkab Batang melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM gencar menggelar pelatihan wirausaha, untuk mewujudkan program visi misi menciptakan 1.000 wirausahawan...

Peserta Sektor Informal Masih Minim

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Petani menjadi jenis profesi paling banyak dalam kepesertaan dari sektor informal Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Semarsng Majapahit. Kepala BPJS...

Perlu Pemulihan Mental Korban Pascabencana

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Apalagi terjadi bencana, selain pemulihan infrastruktur juga diperlukan pemulihan mental para korban. Sehingga setelah terjadi bencana kondisi mental harus dikuatkan. Hal ini...

Terpaksa Bolos Sekolah, sempat Dikunjungi Cagub Ganjar

RADARSEMARANG.COM - Kisah Al Rayyan Dziki Nugraha, warga Blondo, Mungkid, Kabupaten Magelang yang dengan setia menunggui ibunya,  Ani Supriyati, 40,  yang tergolek di RSUD...

Buku Ultah yang Jadi Bisnis Zaki

Oleh: Dahlan Iskan Seorang santri berkata pada saya. Dengan penuh sopannya. Dengan suara yang lirih: minta nasehat. Tentang apa yang harus ia lakukan. Setelah tamat...

Tanam 1.800 Bibit Kelapa di Pulau Onggojoyo

DEMAK-Pemkab Demak terus berupaya melakukan penghijauan di wilayah pesisir. Bila biasanya menanam mangrove, kali ini yang ditanam adalah bibit pohon kelapa. Sebanyak 1.800 bibit...