PEMBINAAN: Para juara Kejurprov Tinju Amatir Yunior bersama para pengurus Pengprov Pertina Jateng. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PEMBINAAN: Para juara Kejurprov Tinju Amatir Yunior bersama para pengurus Pengprov Pertina Jateng. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Sasana Tinju Schreuder asal Kota Salatiga akhirnya tampil sebagai juara umum Kejurprov Pertina Jateng 2017 untuk kategori junior dan youth dalam Kejurprov Tinju Junior dan Youth yang berakhir Minggu  (7/5) malam di Laboratorium Olahraga Prof Soegijono FIK Unnes, Sekaran, Semarang.

Schrueder yang ditangani duet pelatih Puspa Aprilia dan Sugeng Sarwono ini berhasil mengumpulkan lima emas dan dua perak dengan total nilai 22. Hasil ini menyamai pencapaian Schreuder pada Kejurprov Pertina di Banjarnegara pada 2016 silam. Menurut Pelatih Schreuder Sugeng Sarwono keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras anak-anak asuhnya yang gigih berlatih demi Kejurprov ini. “Saya bangga pada anak-anak, akhirnya kita berhasil mempertahankan gelar juara tahun lalu. Semoga ini terus dipertahankan,” katanya.

Panitia juga memberi penghargaan individu kepada para petinju, antara lain petinju harapan kepada  juara kelas 48 kg junior putra Raynaldi Zenas P dari Schreuder Salatiga, petinju berbakat diberikan kepada atlet PPLOP  Nihayatul Maula (54 kg youth putri) dari Kota Pekalongan, dan petinju terbaik diberikan kepada atlet PPLOP Jateng Firas Saputra  (46 kg youth putra) dari Sasana Alap-Alap Terus Jaya Cilacap.

Hhasil kejurprov ini akan menjadi bahan pertimbangan bagi Pertina untuk mengisi kekosongan kelas yang dipertandingkan dalam Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) September mendatang. Selain itu, kejurprov kali ini untuk memenuhi agenda  try in  kontingen tinju Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLOP) Jateng.

Ketua Harian Pengprov Pertina Jateng Sudarsono mengatakan, pengurus Pertina berharap pembinaan untuk para petinju di daerah tidak berhenti pada tingkatan yunior dan youth saja, tetapi terus berlanjut bahkan hingga kategori elit atau senior. (bas/smu)