GREBEK LELE: Warga Kelurahan Tidar Utara berebut ikan lele yang disebar di kolam milik Mulyadi Musarofi. (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)
GREBEK LELE: Warga Kelurahan Tidar Utara berebut ikan lele yang disebar di kolam milik Mulyadi Musarofi. (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)

Kelurahan Tidar Utara, Kecamatan Magelang Selatan, memiliki potensi pengembangan budidaya ikan air tawar yang dikelola baik oleh warga sekitar. Di Kampung Dudan, misalnya, banyak ditemui kolam-kolam ikan produktif.

NAMUN, warga setempat memiliki tradisi unik setiap tahunnya. Satu kolam milik Mulyadi Musarofi, digunakan untuk wahana Grebek Lele dan mancing bersama, pada Minggu (7/5) lalu.

Warga setempat berkumpul, bersuka ria untuk berburu ikan dengan tangan kosong. Total ikan yang dilepas sekitar setengah ton. Kegiatan ini dalam rangka memperingati Hari Kartini dan HUT ke-1.111 Kota Magelang. “Selain lele, ada ikan bawal dan ikan nila juga,” kata warga setempat, Menik.

Menurut perempuan 50 tahun ini, saat berhasil mendapatkan ikan, disitulah kepuasannya. Sensasi lain, ketika ikan sudah di tangan, kemudian lepas lagi. Baginya, tidak mudah untuk berjalan atau berlari mengejar ikan yang berenang. “Ikannya nggak kelihatan. Mau nangkap ikan, malah nangkap kaki teman saya, hehehe…”

Dalam kesempatan itu, hadir Wali Kota Sigit Widyonindito dan Wakil Wali Kota Windarti Agustina, Sekda Sugiharto, serta sejumlah anggota DPRD Kota Magelang. Sigit mendukung kegiatan yang sudah memasuki tahun ketiga itu untuk dilestarikan. Menurut Sigit, acara tersebut dapat membangkitkan semangat gotong-royong warga.

“Kelihatannya sepele. Tapi kebersamaannya itu terlihat sekali,” ujar Wali Kota Sigit, didampingi Ketua Panitia Grebeg Ikan Kampung Dudan, Tjatur Trijono. Ke depan, penyelenggaraan Grebek Lele bisa lebih besar. Sekaligus, menjadi hiburan bagi warga sekitarnya. (puput/isk)