Bambang Wuryanto (Ricky Fitriyanto/Jawa Pos Radar Semarang)
Bambang Wuryanto (Ricky Fitriyanto/Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Jateng segera membuka pendaftaran bagi bakal calon kepala daerah yang akan diusung dalam Pilgub 2018 nanti. Pendaftaran tersebut direncanakan dibuka pada awal Juni. Pasangan cagub-cawagub yang akan diusung PDIP selama ini selalu dinanti. Sebab, partai berlambang banteng moncong putih tersebut satu-satunya parpol yang bisa mengusung pasangan calon sendiri dalam Pilgub Jateng.

Ketua DPD PDIP Jateng Bambang Wuryanto mengatakan pihaknya sudah menerima instruksi dari DPP untuk membuka pendaftaran. Tahapan tersebut akan memulai rangkaian penjaringan dan penyaringan bagi pasangan calon yang akan diusung pada Pilgub Jateng 2018. ”DPP meminta kami membuka pendaftaran bakal calon gubernur dan bakal calon wakil gubernur,” kata pria yang akrab disapa Bambang Pacul ini, kemarin.

Dia memperkirakan pendaftaran akan dibuka awal Juni. Saat ini pihaknya sedang berfokus pada pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDIP yang akan digelar di Bali pada 21-22 Mei mendatang.

Menurut Sekretaris Fraksi PDIP DPR RI tersebut, pendaftaran bakal calon gubernur dan bakal calon wakil gubernur terbuka untuk umum. Partainya tidak hanya menerima pendaftar dari internal PDIP saja, namun juga membuka diri bagi pendaftar dari partai lain. Termasuk dari masyarakat umum seperti pengusaha, tokoh masyarakat, maupun akademisi. ”Bagi kader partai lain, atau non partai  yang ingin mendaftar silakan. Semua pendaftar, memiliki peluang,” katanya.

Saat ini pihaknya juga masih menunggu nama-nama yang dianggap layak memimpin Jateng ke depan yang diusulkan DPC-DPC. Nama-nama dari 35 DPC PDIP se-Jateng, ditambah usulan DPD akan disetorkan ke DPP untuk disurvei.

Lebih lanjut Bambang mengatakan Rakernas PDIP di Bali mendatang menjadi ajang yang sangat penting bagi PDIP. Sebab berkaitan dengan persiapan menghadapi Pilkada 2018 dan Pilpres 2019. Mengingat, jumlah daerah yang akan melakukan Pilkada 2018 sangat banyak, yaitu di 171 daerah. Di mana 17 di antaranya adalah pilgub, termasuk Jateng, Jabar dan Jatim.

”Dari 171 daerah yang pilkada itu, jumlah pemilihnya adalah sekitar 78 persen jumlah pemilih Pilpres 2019. Jadi, Pilkada 2018 adalah pertempuran awal menuju Pilpres 2019,” bebernya.

Sementara itu, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) membutuhkan waktu satu hingga dua bulan lagi untuk menyatakan siap ikut kontestasi atau cukup menjadi pengusung dalam pilgub. Sekretaris DPW PPP Jateng Abdul Syukur mengatakan pihaknya tengah melakukan tahapan verifikasi atas kader internal. Nama yang masuk seperti Ahmad Muqowam (anggota DPD RI), Arwani Thomafi (anggota DPR RI), Zainut Tauhid dan Arsul Sani. Figur lain adalah Ahmad Marzuki (Bupati Jepara) dan Masruhan Samsurie (Ketua DPW PPP Jateng).

”Nama-nama tersebut kini tengah diverifikasi oleh Desk Pilkada DPW PPP Jateng yang diketuai Abdul Azis, Ketua Fraksi PPP DPRD Jateng,” ujarnya.

Menurutnya, Gubernur Jateng ke depan haruslah figur yang mempunyai visi jelas untuk memosisikan Jateng sejajar dengan provinsi tetangga. Dalam banyak hal selama ini Jateng selalu dibawah provinsi tetangga, padahal potensi dan latar belakang sejarah dan budayanya sama. (ric/ce1)