KEJUTAN SEMI FINAL-Pemain non unggulan Raihan Agiesta dari PB Abimanyu (kiri) maju final setelah semifinal mengalahkan unggulan satu Rizki Akbar dari PB Garuda Jaya (kanan) 21-14, 21-19.
KEJUTAN SEMI FINAL-Pemain non unggulan Raihan Agiesta dari PB Abimanyu (kiri) maju final setelah semifinal mengalahkan unggulan satu Rizki Akbar dari PB Garuda Jaya (kanan) 21-14, 21-19.

PURWOREJO-Hasil kejutan di perempat final tunggal usia dini putra berlanjut ke semifinal, dengan lolosnya pemain nonunggulan Raihan Agiesta (Abimanyu) ke babak final Djarum Foundation Kejukrab PBSI Cup VIII Purworejo 2017. Raihan juga mencatatkan kemenangan istimewa di semifinal dengan mengalahkan unggulan satu Rizky Akbar (Garuda Jaya). Satu tiket final lainnya, direngkuh unggulan dua Jericho Bachtiar (SYP) yang menghentikan nonunggulan Fadil Al Khautsar (Abimanyu).

Usai mengandaskan unggulan tiga di delapanbesar melalui laga rubber set, penampilan Raihan di empat besar makin bersemangat. Pemain yang baru naik tingkat usia dini ini rajin mengejar bola dan lebih taktis. Pada gim pertama, Raihan sering melancarkan smash sejak pertandingan bergulir. Serangan ini tidak dapat diantisipasi Akbar. Hingga satu kesempatan, Raihan mencatatkan lima angka berturut-turut. Meski sempat mengejar saat posisi angka 10-15, Akbar tak mampu membendung Raihan hingga laga pertama kalah 14-21.

Berlanjut gim kedua Raihan makin percaya diri, seolah mengabaikan lawan yang dihadapi unggulan satu. Sementara, Akbar mencoba bangkit dengan lebih tenang dan bermain bola-bola atas. Akbar juga sempat mengantongi lima poin berturut-turut dan unggul tipis 18-17, setelah tertinggal jauh di awal. Sayangnya, Raihan mampu mengejar dan mengakhiri laga dengan angka ketat 21-19.

Ofisial PB Abimanyu, Sukma Firnanda, mengungkapkan, Akbar bisa bermain lebih baik pada semifinal. “Bermain dengan teknik dan fisiknya bagus. Ini kunci kemenangannya. Pada pertandingan sebelumnya dia males ngejar bola, jadi sering kehilangan angka,” ujar Sukma Firnanda usai menemani Akbar berlaga di GOR WR Supratman, Jalan Ringroad Utara, Kecamatan Purworejo.

Sementara, hasil kejutan juga terjadi di bagian putri. Final tunggal dini putri memainkan laga antara Aulia, nonunggulan dari Abimanyu, melawan unggulan dua Zorachel Baqis asal Garuda Jaya. Aulia maju final dengan mengandaskan unggulan satu Vasha Tsamara dari Garuda Jaya.

LAGA KETAT-Unggulan dua Nailah Khairunisa dari PB SYP berhasil melangkah ke final setelah bermain dengan laga ketat 19-21, 21-9, 21-18 melawan Shevaya dari Garuda Jaya.
LAGA KETAT-Unggulan dua Nailah Khairunisa dari PB SYP berhasil melangkah ke final setelah bermain dengan laga ketat 19-21, 21-9, 21-18 melawan Shevaya dari Garuda Jaya.

Pada pertandingan lain kelompok usia, tempat final tunggal anak dan pemula putra diduduki pemain unggulan. Partai puncak tunggal anak putra mempertemukan unggulan satu Rahardianta (Garuda Jaya) dan unggulan dua Alam Maulana (SYP). Kelompok tunggal pemula putra, mempertemukan unggulan satu Gus Rahmadya (SYP) dan unggulan dua Ferdy Gilang (Garuda Jaya). (fiq/ton)