TAK TERGANTIKAN: Penampilan bek sayap kiri Taufik Hidayat, saat melawan Sragen United. Posisi bek sayap kiri cukup kritis, karena stok Subankit cukup minim di posisi ini. (Baskoro Septiadi/Jawa Pos Radar Semarang)
TAK TERGANTIKAN: Penampilan bek sayap kiri Taufik Hidayat, saat melawan Sragen United. Posisi bek sayap kiri cukup kritis, karena stok Subankit cukup minim di posisi ini. (Baskoro Septiadi/Jawa Pos Radar Semarang)

PERSAINGAN Grup 4 Liga 2 musim 2017 yang dihuni oleh PSIS saat ini masih sangat ketat. PSIS memang masih di puncak, namun delapan tim kontestan masih berpeluang merebut dua tiket lolos babak 16 Besar. Persis Solo tampaknya menjadi rival utama PSIS untuk memburu tiket 16 Besar. Saat ini, Persis menempel PSIS di posisi kedua dengan enam poin hasil dari kemenangan dua laga mereka.

Asisten pelatih PSIS, Dwi “Londo” Setiawan menambahkan, Persis Solo memang harus diwaspadai. Tim berjuluk Laskar Sambernyawa itu juga dihuni oleh pemain-pemain berpengalaman. Yang menarik, beberapa pemain Persis juga pernah berkostum PSIS seperti Anam Syahrul, Eli Nasoka, Dedi Cahyono Putro, Bayu Andra, Bakori Andreas hingga Andreantono Oriza. Selain itu mereka juga memiliki pemain berpengalaman seperti M Wahyu, Rudiyana dan Joko Prayitno. “Persis banyak dihuni pemain berpengalaman, organisasi permainan mereka juga cukup bagus makanya sejauh ini mereka juga belum terkalahkan di dua pertandingan,” ujar Dwi.

Direktur Teknik PSIS, Setyo Agung Nugroho mengatakan, yang penting PSIS bisa mengamankan semua laga kandang. “Di babak penyisihan grup ini kami harus bisa mengamankan poin penuh di semua laga kandang. Setelah itu baru kita berfikir untuk mencuri poin di kandang lawan, syukur-syukur menang,” terangnya.

Jika Mahesa jenar berhasil menyapu bersih tujuh laga kandang otomatis bakal mengoleksi 21 poin ditambah dengan tiga poin laga tandang versus Persipur lalu PSIS sudah bisa dibilang cukup aman untuk melaju ke 16 besar. “Namun kami tidak mau berandai-andai dan tidak ingin jumawa dulu, semua tim tentunya juga ingin meraih hasil positif di setiap pertandingan makanya kami juga harus kerja keras kalau ingin lolos ke babak selanjutnya,” lanjut Agung. (bas/smu)