33 C
Semarang
Selasa, 26 Mei 2020

Persis Menempel Ketat

Another

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya...

PERSAINGAN Grup 4 Liga 2 musim 2017 yang dihuni oleh PSIS saat ini masih sangat ketat. PSIS memang masih di puncak, namun delapan tim kontestan masih berpeluang merebut dua tiket lolos babak 16 Besar. Persis Solo tampaknya menjadi rival utama PSIS untuk memburu tiket 16 Besar. Saat ini, Persis menempel PSIS di posisi kedua dengan enam poin hasil dari kemenangan dua laga mereka.

Asisten pelatih PSIS, Dwi “Londo” Setiawan menambahkan, Persis Solo memang harus diwaspadai. Tim berjuluk Laskar Sambernyawa itu juga dihuni oleh pemain-pemain berpengalaman. Yang menarik, beberapa pemain Persis juga pernah berkostum PSIS seperti Anam Syahrul, Eli Nasoka, Dedi Cahyono Putro, Bayu Andra, Bakori Andreas hingga Andreantono Oriza. Selain itu mereka juga memiliki pemain berpengalaman seperti M Wahyu, Rudiyana dan Joko Prayitno. “Persis banyak dihuni pemain berpengalaman, organisasi permainan mereka juga cukup bagus makanya sejauh ini mereka juga belum terkalahkan di dua pertandingan,” ujar Dwi.

Direktur Teknik PSIS, Setyo Agung Nugroho mengatakan, yang penting PSIS bisa mengamankan semua laga kandang. “Di babak penyisihan grup ini kami harus bisa mengamankan poin penuh di semua laga kandang. Setelah itu baru kita berfikir untuk mencuri poin di kandang lawan, syukur-syukur menang,” terangnya.

Jika Mahesa jenar berhasil menyapu bersih tujuh laga kandang otomatis bakal mengoleksi 21 poin ditambah dengan tiga poin laga tandang versus Persipur lalu PSIS sudah bisa dibilang cukup aman untuk melaju ke 16 besar. “Namun kami tidak mau berandai-andai dan tidak ingin jumawa dulu, semua tim tentunya juga ingin meraih hasil positif di setiap pertandingan makanya kami juga harus kerja keras kalau ingin lolos ke babak selanjutnya,” lanjut Agung. (bas/smu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

Mengenang Didi Kempot: Balik Solo, Jual Sepeda, Beli Gitar (2)

Selain supaya bisa bersekolah lagi, Didi Kempot dititipkan ke sang pakde yang personel militer agar tidak mbeling. Di Samarinda bakat musiknya mulai terasah, juga kegemarannya...

Dari Cidro sampai Ojo Mudik: Mengenang Hidup dan Karir Didi Kempot (1)

Dengan segala popularitasnya, Didi Kempot tak pernah repot dengan riders tiap kali manggung. Meninggalkan satu lagu lagi bertema virus korona. ANTONIUS CHRISTIAN, Solo-DUWI SUSILO, Ngawi, Jawa...

More Articles Like This

Must Read

IMI Tak hanya Urus Balap Motor

SEMARANG – Ikatan Motor Indonesia (IMI) hak hanya sekadar mengurus olahraga balap motor. Untuk olahraga, selain balap motor ada belasan olahraga otomotif lain baik...

PKL Taat Aturan Dapat Penghargaan

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Penataan pedagang kaki lima (PKL) akan terus dilakukan oleh Pemkab Demak. Ini dalam rangka memoles wajah kota yang indah, nyaman dan...

Muncul 9 Rekahan Baru di Bukit

MUNGKID-- Banjir bandang yang melanda Desa Citrosono dan Desa Sambungsari, Kecamatan Grabag, pada Sabtu (29/4) lalu, menimbulkan dampak alam baru. Yakni, munculnya sembilan rekahan...

IPB Tularkan Teknologi Pertanian ke Pesantren

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Permasalahan krusial di bidang pertanian saat ini, karena minimnya pelaku usaha. Pasalnya, generasi muda sekarang lebih suka bekerja di kota, kurang tertarik mengembangkan...

Bisnis Kuliner dari Jamur

ADE Wenny Wulandari memiliki kegemaran mengonsumsi jamur minimal 1  minggu sekali. Kebiasaannya mengonsumsi jamur, membuat gadis kelahiran 1 Mei 1991 ini tertantang membuka bisnis...

Mengendalikan Amarah, Mewujudkan Stabilitas Emosi

RADARSEMARANG.COM - TIDAK memandang usia maupun jabatan, tentu semua orang pernah merasakan marah, bahkan mungkin tidak jarang merasakan kemarahan dan emosi yang memuncak hingga...