Digarap TMMD, Jalan Baru Diberi Nama Jalan Tentara

1459
PENUTUPAN : Dandim 0707/Wonosobo Letkol (Czi) Dwi Hariyono memukul gong sebagai simbol program TMMD 2017 telah berakhir. (AHMAD ZAINUDIN/RADAR KEDU)
PENUTUPAN : Dandim 0707/Wonosobo Letkol (Czi) Dwi Hariyono memukul gong sebagai simbol program TMMD 2017 telah berakhir. (AHMAD ZAINUDIN/RADAR KEDU)

WONOSOBO—Program TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) 2017 di Desa Binangun, Kecamatan Watumalang, Kamis (4/5) lalu, resmi berakhir. Di desa itu, TMMD membuat jalan sepanjang 2,2 km bekerja sama dengan masyarakat setempat. Anggaran pembuatan jalan menelan dana Rp 3,7 miliar.

Sekda Wonosobo, Eko Sutrisno, yang turut hadir mengapresiasi langkah TNI. Kerja sama yang terjalin baik, membuat pembangunan tetap terlaksana, kendati anggarannya cukup minim.

“Saya salut melihat kondisi di lapangan secara langsung. Semoga kegiatan seperti ini, bisa terus berlanjut ke daerah yang lain, sehingga pembangunan di Wonosobo berjalan dengan lancar dan berimbas pada kemakmuran dan kesejahteraan bersama.”

Untuk mengapresiasi program TMMD, Sekda Eko Sutrisno memberi nama yang baru saja jadi dengan nama: Jalan Tentara. “Ini sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras TNI dengan masyarakat,” ucapnya saat memberikan sambutan penutupan TMMD.

Komandan Kodim 0707/Wonosobo, Letkol (Czi) Dwi Hariyono mengapresiasi semua pihak yang terlibat. Baik prajurit TNI, Polri, pemerintah daerah, dan segenap komponen masyarakat. “Berkat kerja sama semua pihak, kita bisa merampungkan seleuruh program, termasuk pembuatan jalan yang kita mulai 5 April lalu.”

Letkol Dwi menyampaikan, kebersamaan yang ditunjukkan dalam program TMMD, diharapkan mampu menjadi refleksi kemanunggalan antarsegenap komponen bangsa dengan TNI. Utamanya, dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kepada Desa Binangun, Umaryadi, mengaku senang dengan adanya TMMD. “Permasalahan di desa kami, kemacetan menuju Binangun, jadi terselesaikan dengan pembangunan jalan ini.” (cr2/isk)