33 C
Semarang
Kamis, 28 Mei 2020

Persiapkan Karate Menuju Olimpiade Jepang 2020

Another

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi,...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

SEMARANG – Sebanyak 266 karateka dari tujuh negara di Asia Tenggara mengikuti Kejuaraan Karate Internasional 6th (SEAKF) Championship tahun 2017  yang digelar di Balairung Astina UTC Convention Hotel, Semarang. Kejuaraan dibuka oleh Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo. Kamis (4/5) kemarin.

Dalam kejuaraan yang digelar selama 2 hari ini, kontingen Indonesia menerjunkan 88 karateka putra dan putri. Pada hari pertama kemarin, hingga malam tadi, Indonesia sementara menempati masih peringkat pertama dengan koleksi 12 medali emas, disusul Vietnam dengan 8 medali emas, dan Malaysia meraih 3 medali emas.

Gatot Nurmantyo yang juga Pembina Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) ini menjelaskan, mengatakan, Kota Semarang menjadi tuan rumah kejuaraan kali ini atas permintaan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi. “Kami mengapresiasi Pak Wali Kota, dan dengan kejuaraan internasional ini, Semarang akan lebih dikenal dunia,” ujarnya.

Gatot menyambut baik kedatangan seluruh delegasi federasi karate se-Asia Tenggara. Selebihnya ia mengungkapkan perasaan bangga karena sudah dipercaya menjadi tuan menyelenggarakan kejuaraan karateka internasional tersebut. “Melalui kejuaraan ini karateka negara-negara ASEAN, terutama kita Indonesia, sekaligus mempersiapkan diri untuk ke depan berlaga di Olimpiade 2020 di Jepang. Saya berharap tim Merah Putih dapat mengharumkan nama pada Olimpiade di Jepang, ” katanya.

Dijelaskan Gatot, meski bertajuk kejuaraan internasional, namun kejuaraan karate ini bukan merupakan agenda tetap Federasi Karate Asia Tenggara. Meski begitu, dia minta agar para karateka Indonesia mmanfaatkan sebaik mungkin kejuaraan ini untuk menimba pengalaman bertanding melawan para karateka terbaik ASAN. Selain itu, kejuaraan ini juga menjadi ajang persiapan para atlet nasional bertanding di SEA Games Kualalumpur bulan Agustus mendatang, serta Asian Games di Indonesia 2018.

Sementara Wakil Sekretaris Jenderal PB FORKI, Elrick SH menambahkan, selama ini kebijakan federasi terus mengikutsertakan atlet dalam kejuaraan internasional. “Ini untuk membekali persiapan Olimpiade ke Jepang. Atlet juga digembleng melalui training center (TC) terpusat di Ciloto dan Bantir,” tandasnya.

Menurut Elrick, Indonesia telah melahirkan 4 karateka juara dunia junior dan U-21. Satu atlet dari nomor Kata dan tiga atlet dari nomor Kumite. (mg30/smu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

More Articles Like This

Must Read

Banser dan Anshor Dituntut Lebih Peka

BATANG–Ribuan anggota Gerakan Pemuda Ansor dan Banser menggelar Apel Kesetiaan NKRI, di Lapangan Bola Desa Kemiri Barat pada Minggu (17/9) kemarin. Pada keseempatan tersebut,...

PGN Gaet Pelanggan Baru Produsen Aspal

RADARSEMARANG.COM, PASURUAN-PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) melalui anak usahanya Gagas Energy Indonesia berhasil mengalirkan Compress Natural Gas (CNG) atau gas alam terkompresi perdananya...

Rob Tinggi, Bendungan Jebol

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Rob tinggi kemarin (23/5) mengakibatkan bendungan Kali Sringin di wilayah RT 6 RW 4 Kelurahan Trimulyo, Genuk, jebol. Akibatnya, air melimpas ke jalan...

Mabes Polri: Terorisme Bertentangan dengan Isi dan Makna Alquran

JawaPos.com - Kegelisahan sejumlah orang akan isu Densus 88 yang menjadikan Alquran sebagai barang bukti pengungkapan teroris akhirnya terjawab. Polri memastikan selama ini tidak...

Buat TV, Presenternya Pilihan

TEMANGGUNG—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Temanggung tahun ini akan memiliki stasiun televisi (TV). Rencananya, TV akan di-launching bersamaan peringatan HUT ke-72 RI pada 17 Agustus mendatang. “Rencana...

GKR Ayu Koes Indriyah Bawa 8 Ribu Dukungan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-GKR Ayu Koes Indriyah kembali mendaftar sebagai calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI. Alasannya, dia sudah berkomitmen menjaga seni dan budaya Jawa...