Mapolda Jateng Banjir Karangan Bunga

DUKUNG KEUTUHAN NKRI: Sejumlah karangan bunga sebagai bentuk dukungan menjaga keutuhan NKRI berjajar di depan Mapolda Jateng, Jalan Pahlawan, kemarin. (Adityo Dwi/Jawa Pos Radar Semarang)
DUKUNG KEUTUHAN NKRI: Sejumlah karangan bunga sebagai bentuk dukungan menjaga keutuhan NKRI berjajar di depan Mapolda Jateng, Jalan Pahlawan, kemarin. (Adityo Dwi/Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG – Kiriman karangan bunga sebagai bentuk dukungan menjaga keutuhan NKRI kepada Polri dan TNI terus mengalir. Tidak hanya di Mabes Polri saja, tapi juga di Mapolda Jateng juga. Dari Rabu (3/5) hingga Kamis (4/5) kemarin, sudah ada puluhan karangan bunga yang terpajang di pagar Mapolda.

Karangan bunga datang mengatasnamakan perorangan, komunitas, alumni universitas, alumni sekolahan dan kelompok atau berbagai organisasi. Di antaranya bertuliskan ”Bapak Condro K (Kapolda Jateng) kami mendukung komitmen dan ketegasan bapak menumpas kelompok radikal dan intoleransi di NKRI”. Ada juga pengirim dari salah satu PTN di Kota Semarang bertuliskan ”Rakyat Indonesia Cinta Toleransi”. Selain itu, atas nama perorangan juga menuliskan ”NKRI Harga Mati Bhineka Tunggal Ika”.

Menanggapi hal tersebut, Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono sangat berterima kasih kepada masyarakat yang mengirim karangan bunga tersebut. Menurutnya karangan bunga itu merupakan ekspresi masyarakat yang cinta NKRI dan menginginkan perdamaian serta suasana yang kondusif.

”Tersirat warga masyarakat ingin ketenangan, ketenteraman, tetap harmonis, rawat kebinekaan, jaga persatuan dan kesatuan yang ditunjukkan di situ kepada pemerintah, ke TNI, Polri,” ungkapnya Kamis (4/5) kemarin.

Tidak hanya, di wilayah Jawa Tengah saja, kecintaan masyarakat terhadap NKRI juga harus dilakukan oleh wilayah lain. Dengan harapan Indonesia akan terus terjaga dan selalu damai. ”Ini juga menjadi perhatian warga lain yang ingin Indonesia damai, aman, dan kondusif,” pungkasnya.

Sementara Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Djarod Padakova sangat mengapresiasi masyarakat terkait hal ini. ”Itu sudah ada dari kemarin sore (Rabu), saya lihat ada beberapa, dan sekarang kelihatannya terus bertambah. Menurut saya itu bentuk simpati masyarakat, dukungan untuk TNI/Polri. Kita bersama masyarakat melawan intoleransi,” imbuhnya. (mha/zal/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here