Salah Metode Mengajar Munculkan Radikalisme

955
PEMBICARA: Iwan Pranoto (kiri) saat menjadi pembicara dalam kuliah tamu di Auditorium Kampus 3 IAIN Salatiga, (5/3). (DHINAR SASONGKO/RADAR SEMARANG)
PEMBICARA: Iwan Pranoto (kiri) saat menjadi pembicara dalam kuliah tamu di Auditorium Kampus 3 IAIN Salatiga, (5/3). (DHINAR SASONGKO/RADAR SEMARANG)

SALATIGA – Metode pengajaran yang salah dari sains dan matematika bisa memunculkan radikalisme. Pemerintah sebenarnya bisa melakukan hal yang mudah dan murah dalam mengubah sistem pengajaran yang ada sekarang ini.

Hal itu diungkapkan Prof Iwan Pranoto, dalam kuliah tamunya di Auditorium Kampus 3 IAIN Salatiga, Rabu (5/3). Kegiatan diikuti tidak kurang dari 300 mahasiswa IAIN, dan dibuka oleh rektor, Dr. Rahmat Hariyadi. Iwan Pranoto menilai metode pengajaran yang salah dari sains dan matematika bisa memunculkan radikalisme seperti sekarang ini.

Atase Pendidikan Dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI New Delhi Prof Iwan Pranoto mengatakan, selama ini kita tidak pernah mengevaluasi sistem pembelajaran yang diterapkan di negara kita. Seorang guru ketika masuk kelas untuk mengajar sains seperti membawa resep masakan, yang di sana tidak ada dialog antara murid dan guru, apalagi membuka ruang siswa untuk mengkritisi. “Kesalahan dalam metode pembelajaran dalam pendidikan utamanya bidang sains juga matematika, memunculkan radikalisme yang kita alami sekarang ini,” paparnya saat memberikan kuliah tamu di Auditorium Kampus 3 IAIN Salatiga.

Iwan menambahkan, sekarang pemerintah terlalu fokus mengadakan pelatihan bagi guru di hotel berbintang dengan waktu yang lama. Ini tidak salah namun memakan waktu lama dan berbiaya mahal. Belum lagi misalnya, wilayah pedalaman yang sulit terjangkau apakah pelatihan tersebut bisa diaplikasikan dan ditularkan kepada guru yang lain.

“Pemerintah bisa saja memanfaatkan teknologi yang ada, misalnya dengan membuat video tutorial pengajaran yang dengan membuat per tema. Sekarang diunggah, besok sistem pembelajaran guru sudah berubah di negara ini,” terangnya. (sas/ton)