SEMARANGUlah hacker “menyerang” sistem keamanan website milik instansi pemerintah, maupun perusahaan besar di Indonesia semakin keterlaluan.  Setelah website milik Telkomsel yang diretas oleh hacker usil yang meninggalkan jejak tulisan bernada protes mahalnya tarif kuota internet, kali ini hacker meretas salah satu portal milik Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang. Yakni, website gerbanghebat.semarangkota.go.id pada Rabu (3/5) pagi.

Dalam portal itu, hacker meninggalkan identitas, yakni hacked by ./v10 xai syndicate. Hacker membuka pesan awal: “Numpang galau ya min”. Selain itu juga tercantum tulisan seperti seorang remaja yang sedang kasmaran mirip puisi cinta.

Namun pada sore kemarin, website yang “diacak-acak” hacker tersebut telah bisa ditangani oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Semarang.  “Sudah saya tangani, hanya lima menit bisa ditangani. Coba dilihat, sekarang sudah kembali seperti semula. Biasa itu, tidak apa-apa. Sore sudah jadi. Beritanya terlalu bombastis,” kata Plt Kepala Diskominfo Kota Semarang, Nana Storada, saat dihubungi Jawa Pos Radar Semarang, tadi malam.

Dikatakan, pihaknya memang membawahi sejumlah website di jajaran Pemkot Semarang. Selain website utama Pemkot Semarang, ada banyak website baru yang dibuat oleh masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD). “Ternyata masih ada yang pakai template yang semula gratis misalnya Joomla, maupun WordPress. Nah, mereka rupanya masuk melalui itu,” jelasnya.

Ia mengakui, fenomena hacker menyerang sejumlah portal milik pemerintah maupun perusahaan ternama sedang ramai. “Ya, isu hacker memang lagi ramai. Untuk antisipasi, kami memperkuat tim khusus keamanan website. Untuk website-website yang baru dibuat oleh SKPD ini kami cukup kerepotan. Dinas kan diperbolehkan untuk membuat website sendiri. Rata-rata hacker masuk website-website yang semula dibuat menggunakan template gratis, misalnya Joomla dan WordPress itu,” paparnya.

Namun demikian, semua website milik SKPD di jajaran Pemkot Semarang tetap dalam pantauan pihaknya, termasuk penanganan sekuriti website-nya. “Kebetulan, besok (hari ini) ada pelatihan keamanan sistem web pemerintah se-Jawa-Bali di Hotel Setos. Itu juga masih rangkaian dalam rangka hari jadi Kota Semarang. Pemkot Semarang bekerjasama dengan Kemenkominfo dalam rangka menanggulangi keamanan sistem web milik pemerintah,” katanya.

Dikatakannya, sejauh ini sudah ada tim khusus untuk menangani sekuriti website. “Tetapi tahu sendirilah, namanya hacker berusaha mencari celah untuk masuk. Lha wong (website) gedung putih aja bisa jebol, Telkomsel baru-baru ini saja juga jebol,” ujarnya.

Sebelumnya, beberapa website Pemkot Semarang yang sudah pernah diretas, yakni website milik Dinas Kesehatan Kota Semarang dan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang. Selain itu, website DPRD Kota Semarang juga pernah diretas.  (amu/aro)