Gelapkan Mobil Pinjaman

1574
DITANGKAP : Pelaku penggelapan mobil, Dimas Adi Nugrogo warga Montongsari RT 4 RW 2 Kecamatan Weleri ditangkap Unit Reskrim Polsek Weleri. (FOTO HUMAS POLRES)
DITANGKAP : Pelaku penggelapan mobil, Dimas Adi Nugrogo warga Montongsari RT 4 RW 2 Kecamatan Weleri ditangkap Unit Reskrim Polsek Weleri. (FOTO HUMAS POLRES)

KENDAL—Unit Reskrim Polsek Weleri menangkap seorang pemuda, karena diduga menggelapkan mobil milik pamannya. Pelaku yang diketahui bernama Dimas Adi Nugroho, 22, sempat melarikan diri dan berhasil ditangkap dalam pengejaran polisi di Wuni Kabupaten Batang.

Mobil yang digelap adalah milik pamannya sendiri, Bambang Purnomo. Modusnya berpura-pura meminjam mobil, kemudian dijual kepada orang lain. Kini pelaku harus mendekam di sel tahanan Polsek Weleri untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kejadian penggelapan mobil itu bermula ketika pelaku datang ke rumah korban Bambang Purnomo, warga Desa Montongsari Kecamatan Weleri, sekitar September 2015 silam. Pelaku berpura-pura meminjam Mobil Toyota Avanza dengan Nopol AB 1883 QE milik korban.

“Saya bilangnya untuk pergi urusan bisnis ke Purwodadi. Akhirnya mobil dipinjamkan berikut kontak dan STNK. Setelah itu, mobil saya jual karena saya tidak punya dan terlilit banyak utang,” kata Dimas, kemarin (3/5).

Karena alasan bisnis dan masih ada hubungan keluarga, korban meminjamkan satu-satunya mobil yang dimilikinya. Korban Bambang sendiri mengaku tidak mengira jika keponakannya tersebut akan menggelapkan dan menjualnya.

“Ternyata setelah dipinjam, pelaku pergi dan berhari-hari tidak pulang ke rumahnya. Saya sudah berupaya mencari selama berbulan-bulan, namun tidak ketemu. Karena putus asa, saya memutuskan melapor ke Polsek Weleri,” kata Bambang.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Kendal AKBP Firman Darmansyah, melalui Kapolsek Weleri AKP Syamsudin membenarkannya. Pihaknya menerangkan setelah menerima laporan dari korban kemudian pihaknya segera melakukan penyelidikan.

Dari penyelidikan tersebut didapat informasi jika pelaku bersembunyi di daerah Wuni Kabupaten Batang. Akhirnya ia perintahkan petugas untuk menggrebek dan menangkap pelaku. “Modus pelaku penggelapan dengan berpura-pura meminjam mobil kepada korban, setelah itu mobil dijual oleh pelaku”, kata Kapolsek Weleri.

Menurut Syamsudin, pelaku ternyata telah menggelapkan lebih dari satu mobil. Yakni pelaku diduga telah melakukan penggelapan mobil pikup jenis L300. “Saat ini perkaranya juga tengah ditangani Polres Bantul, Polda Daerah Istimewa Yogyakarta,” tambahnya.

Selain itu, pelaku juga melakukan penggelapan terhadap sepeda motor Honda Beat milik warga Gringsing Kabupaten Batang. “Pelaku sudah berkali-kali dan nanti menjadi pemberat pemidanaan bagi majelis hakim saat memutus perkaranya,” tambahnya. (bud/ida)