Diseruduk Truk, Kaca BRT Hancur

700
RUSAK PARAH: BRT Trans Semarang Koridor 1 rusak parah setelah diseruduk truk di Jalan Urip Sumoharjo, perbatasan Kaliwungu Kendal dan Mangkang Semarang, kemarin. (ABDUL MUGHIS/JAWA POS RADAR SEMARANG)
RUSAK PARAH: BRT Trans Semarang Koridor 1 rusak parah setelah diseruduk truk di Jalan Urip Sumoharjo, perbatasan Kaliwungu Kendal dan Mangkang Semarang, kemarin. (ABDUL MUGHIS/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang kembali mengalami kecelakaan. Kali ini, armada BRT Koridor 1 bernopol H 1391 AW rusak parah setelah diseruduk truk bernopol H 1893 BE di Jalan Urip Sumoharjo, di wilayah perbatasan Kaliwungu Kendal dan Mangkang Semarang, Rabu (3/5). BRT mengalami ringsek di bagian pintu pengemudi dan kaca depan pecah. Sedangkan truk mengalami ringsek di bagian depan sebelah kiri.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Semarang menyebutkan, kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 09.30. Bermula saat BRT rute Mangkang-Penggaron yang disopiri Ari Kristanto, warga Kampung Pusporagan 410 RT 3 RW 4 Jagalan, Semarang Tengah, melaju dari arah timur ke arah barat. Sampai di perbatasan Kaliwungu-Mangkang, bus yang melaju di sisi kiri bermaksud belok kanan, dan berputar arah menuju Terminal Mangkang.

Namun dari arah yang sama atau di belakang BRT, melaju kencang truk yang dikemudikan Musafak, warga Kalipucang Kulon RT 3 RW 4, Kecamatan Welahan, Jepara. Diduga kurang hati-hati, sopir truk kaget saat BRT di depan belok kanan. Tanpa bisa menghindar, moncong truk bagian kiri menyeruduk BRT bagian kanan tepat di pintu pengemudi.

Kepala Badan Layanan Umum (BLU) Trans Semarang, Agung Nurul Falaq, mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini. Kedua sopir yang terlibat dalam kecelakaan itu juga dalam kondisi baik-baik saja.

”Berdasarkan keterangan petugas olah tempat kejadian perkara, bus Trans Semarang melaju dari arah timur bermaksud putar balik akan masuk ke pool Terminal Mangkang. Namun masih dalam kondisi ancang-ancang di lajur kiri dengan menghidupkan sein kanan,” jelas Agung.

Namun dari arah belakang di jalur kanan melaju truk. Di belakang bus juga terdapat mobil Avanza berhenti. Bahkan juga sempat menyerempet Avanza. ”Tapi truk dari arah belakang tidak mengurangi kecepatan sama sekali, sehingga menabrak bus. Entah karena rem blong atau human error,” katanya.

Kondisi Avanza mengalami rusak ringan dibawa ke Nasmoco oleh pemiliknya. Sedangkan truk dan bus Trans Semarang masih ada di Terminal Mangkang untuk dilakukan pemeriksaan oleh tim kepolisian dari Satlantas Kendal. ”TKP kejadian berada di wilayah hukum Polres Kendal,” ujarnya.

Dijelaskannya, BRT Trans Semarang tersebut harus memutar balik di areal tersebut, karena ada proses pengecoran jalan di sekitar areal masuk Terminal Mangkang. ”Kami masih menunggu hasil pemeriksaan oleh tim kepolisian,” katanya.

Kasubag Tata Usaha BLU BRT Trans Semarang, Ade Bhakti, mengatakan telah membuat surat pernyataan atas terjadinya insiden kecelakaan yang melibatkan BRT Koridor 1 dengan truk tersebut.

”Saat ini sudah ada penyelesaian melalui jalur kekeluargaan. Sopir truk bersedia membayar ganti rugi senilai Rp 5,3 juta atas kerusakaan BRT Trans Semarang. Begitu juga sopir BRT Trans Semarang bersedia menerima uang ganti rugi, dan bersedia tidak akan menuntut lain-lain,” jelasnya. (amu/aro/ce1)