Dituding Buat Video Mesum, Anggota Polisi Dilaporkan

848

SEMARANG – Seorang anggota Polres Banjarnegara dilaporkan ke Bid Propam Polda Jateng. Pelaporan ini terkait dugaan pencemaran nama baik terhadap salah satu karyawati perbankan di Banjarnegara.

Pelapor tersebut berinisial WW, 47, warga Perum Gemuruh Griya Indah, Kecamatan Bawang Banjarnegara. Sedangkan anggota yang diadukan bernama Ipda Agus Setiawan, anggota Polsek Batur Banjarnegara. Alasan pelaporan ini, WW dianggap oleh Agus telah membuat video mesum melalui handphone dan disebarkan ke orang lain.

Tudingan mesum yang dimaksud pelapor adalah Agus menduga kepada WW memiliki video hubungan intim antara pelapor dan mantan suami sirinya bernama Aliptu Edy Susanto, yang juga anggota Polres Banjarnegara. Bahkan, Agus juga telah dua kali di depan umum membuat malu pelapor lantaran selalu menanyakan video tersebut.

”Aku pengen lihat gaya bercintamu. Saat ngomong seperti itu pas saya sedang jaga di kantor, di depan ada nasabah dan rekan kerja. Itu pada bulan April 2016 lalu,” ungkap WW usai pelaporan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Jateng, Selasa (2/5) kemarin.

WW menjelaskan, kata-kata tersebut juga diulangi lagi oleh Agus pada 30 Agustus 2016. Bahkan, saat menanyakan hal itu, juga terdapat keluarganya. Hal inilah yang membuat WW hilang kesabaran dan nekat melaporkan anggota polisi tersebut ke Propam Polres Banjarnegara pada 6 September 2016.

”Dia datang ke rumah saya, alasannya ngambil e-KTA (anggota polisi) miliknya. Kebetulan saya yang ngurusi masalah ini. Ya nanyakan itu lagi. Akhirnya saya laporkan ke Propam Polres Banjarnegara,” katanya.

WW mengakui pernah menjalin asmara dengan Aiptu Edy Susanto, yang sekarang menjabat sebagai Kanit Reskrim Polsek Pandanarum Banjarnegara. Jalinan asmara itu, terjadi sejak selama tiga tahun silam atau 2001. Namun demikian, pihaknya menampik pernah merekam adegan di ranjang dengan mantan suami sirinya tersebut.

Terpisah Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Djarod Padakova mengakui telah mendapat informasi adanya laporan tersebut ke SPKT Polda Jateng. Saat ini, pelaporan tersebut masih didalami.

”Polda akan mengonfirmasi Polres Banjarnegara apakah penanganan laporan sudah berjalan atau sudah sampai di mana prosesnya. Kita juga akan memanggil pihak Polres Banjarnegara apabila ditemukan pelanggaran,” tegasnya. (mha/zal/ce1)