PT KAI Siap Revitalisasi Polder Tawang
PT KAI Siap Revitalisasi Polder Tawang

RENCANA Pemerintah Kota (Pemkot) Kota Semarang yang akan melakukan revitalisasi Kawasan Kota Lama dan diangkat sebagai Warisan Budaya Dunia (World Heritage), mendapatkan dukungan dari PT Kereta Api Indonesia ( KAI). Bahkan untuk mendukung program dari pemkot, PT KAI juga akan melakukan revitalisasi Kawasan Polder Tawang.

Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Edi Koesyowo, mengatakan, jika menurutnya kekayaan dan potensi yang ada di Kota Lama, sangatlah besar. Perusahaan pelat merah itu sendiri memberikan dukungan penuh ketika pemkot ingin mengangkat Kota Lama sebagai tempat wisata andalan. “Kami dukung penuh, bahkan tahun ini kami siap melakukan revitalisasi Polder Tawang,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang, kemarin.

Bentuk revitalisasi yang akan dilakukan berupa renovasi yang ada di kawasan Polder Tawang. Di antaranya perbaikan pilar, pengecatan, dan membenahi air mancur yang ada di tengah kolam.

Masih menurut Edi, Polder Tawang nantinya akan menjadi satu areal dengan Stasiun Tawang. Hal ini berarti jalan raya yang ada di depan stasiun nantinya akan ditutup total.

“Nantinya akan jadi satu area dengan Stasiun Tawang. Bisa dibuat kantong parkir wisatawan yang menikmati Kota Lama atau kawasan Polder Tawang dan Stasiun Tawang yang merupakan bangunan tua dan menjadi salah satu icon Kota Semarang,” jelasnya.

Menurutnya, aset PT KAI berupa bangunan tua memang dimaksimalkan dengan baik untuk tempat wisata. Salah satunya adalah Gedung Lawang Sewu.  Ia pun berpendapat banyak wisatawan yang datang ke Stasiun Tawang hanya untuk menikmati arsitektur bangunan zaman Belanda tersebut.

“Nantinya akan terintegrasi dengan bangunan lain di Kota Lama atau menjadi satu kawasan. Sehingga wisatawan yang ingin menikmati Kota Lama tidak terganggu dengan lalu lalang kendaraan,” tuturnya.

Terkait anggaran, Edi enggan berbicara banyak. Sebab, revitalisasi akan dilakukan oleh kantor pusat. Selain itu, pihak PT  KAI sendiri juga akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Semarang dan BPK2L, guna membahas tahapan-tahapan yang akan dilakukan untuk mengangkat Kawasan Kota Lama.

“Termasuk terkait penutupan jalan di depan stasiun yang nantinya dijadikan satu kawasan dengan Stasiun Tawang, prosesnya bagaimana kami akan terus berkoordinasi dan melakukan sinkronisasi dengan pemkot,” katanya.(den/aro)