PEDULI : Manager PT PLN (Persero) Area Magelang Ir Atmoko Basuki MBA didampingi Deputi Manajer Kemitraan dan Bina Lingkungan PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Tengah dan DIY Ir Hardian Sakti Laksana MEng menyerahkan bantuan kepada korban banjir bandang melalui Pemkab Magelang, Senin (1/5). (Dokumentasi PLN Area Magelang)
PEDULI : Manager PT PLN (Persero) Area Magelang Ir Atmoko Basuki MBA didampingi Deputi Manajer Kemitraan dan Bina Lingkungan PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Tengah dan DIY Ir Hardian Sakti Laksana MEng menyerahkan bantuan kepada korban banjir bandang melalui Pemkab Magelang, Senin (1/5). (Dokumentasi PLN Area Magelang)

MAGELANG – PT PLN (Persero) menyampaikan bantuan peduli bencana berupa sembako dan selimut senilai Rp 150 juta kepada korban banjir bandang di Desa Sambungrejo dan Desa Citrosono Kecamatan Grabag Kabupaten Magelang, Senin (1/5). Bantuan disampaikan langsung oleh manajer PT PLN (Persero) Area Magelang Ir Atmoko Basuki MBA didampingi Deputi Manajer Kemitraan dan Bina Lingkungan Ir Hardian Sakti Laksana MEng dari PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Tengah dan DIY dan diterima Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Magelang Agung Trijaya SH MH.

“Bantuan ini sebagai wujud kepedulian PLN dalam Gerakan PLN Peduli kepada korban bencana banjir bandang di desa tersebut,” kata Atmoko.

Atmoko mengatakan, PLN sangat peduli terhadap bencana banjir bandang, sebab dari info yang didapat, ada 46 keluarga atau 170 jiwa mengungsi di masjid dan di rumah warga. Sebanyak 71 rumah mengalami kerusakan akibat banjir bandang, yaitu 25 unit rumah rusak berat, 12 unit rusak ringan, dan 34 unit rumah terdampak.

“Adapun kerugian PLN atas bencana ini diperkirakan berkisar Rp 120 juta berupa jaringan tegangan menengah, jaringan tegangan rendah, trafo disribusi 1 phasa dan SR/APP. Adapun saat ini kami sedang melakukan upaya perbaikan jaringan” beber Atmoko

Agung atas nama masyarakat dan Pemkab menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan PLN kepada para korban. Selain itu, PLN juga telah mengamankan jaringan listrik sehingga tidak membahayakan masyarakat. (cr3/sct/ton)