33 C
Semarang
Selasa, 14 Juli 2020

Pj Bupati Jamin Tidak Lakukan Mutasi

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

BATANG-Penjabat (Pj) Bupati Batang, Siswo Laksono berjanji tidak akan ada mutasi staf selama ia menjabat Pj Bupati Batang. Walaupun kini, dirinya menjadi pimpinan tertinggi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang, sebelum bupati dan wakil bupati dipilih dilantik.

“Selama menjabat, saya berjanji tidak akan ada mutasi jabatan atau mengganti pejabat baru. Semua itu, akan diserahkan kepada bupati difinitif yaitu bupati dan wakil bupati terpilih, H Wihaji dan Suyono,” sebutnya, Minggu (30/4) kemarin.

Siswo menjelaskan bahwa dirinya dilantik sebagai penjabat bupati, karena melaksanakan amanat Mendagri, sambil menunggu bupati dan wakil bupati terpilih dilantik. “Hingga sekarang, untuk waktunya sampai kapan, saya menjadi penjabat bupati, saya juga belum tahu. Semua keputusan ada di tangan pimpinan (Gubernur, red) dan Mendagri,” tambahnya.

Namun, berdasarkan Undang-Undang nomor 10 tahun 2017, untuk pelaksanaan pelantikan Pilkada serentak, pelantikan kepala daerah yang baru akan dilaksanakan bersama-sama dengan masa jabatan bupati yang terakhir. Untuk Jawa Tengah, masa jabatan bupati terakhir ada di Kabupaten Brebes. “Namun kemarin saya dapat informasi dari gubernur, bahwasanya telah mengusulkan kepada Mendagri agar pelantikannya dipercepat separuh dulu. Jadi yang sudah siap segera dilantik saja,” kata Siswo Laksono.

Terkait tugasnya saat ini, dirinya akan mengisi aktivitas dengan menginventarisasi permasalahan yang ada di Kabupaten Batang. Walaupun secara resmi belum dapat ketemu bupati dan wakil bupati terpilih. Karena ke depan bupati dan wakil bupati terpilih, harus segera menyusun RPJMD dan RKPD sebagai dasar untuk menyusun KUA-PPAS dan anggaran tahun 2018 sesuai dengan visi misinya.

Selama menjabat, Pj Bupati Siswo Laksono juga akan memprioritaskan untuk mengurangi angka kemiskinan di Batang yang nilainya mencapai 12 persen. Selain itu, mengkoordinasikan dengan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) untuk program RTLH (Rumah Tidak Layak Huni) langsung dilaksanakan untuk percepatan, serta permasalahan terkait dengam infrastruktur jalan di Kabupaten Batang agar segera terselesaikan.

“Kami juga sudah bertemu dengan dengan teman-teman LPSE agar pekerjaan perbaikan jalan segera dilakukan lelang. Dari 100 lebih proyek, 40-an harus sudah dilelang dan juga penunjukan langsung segera dilaksnakan, sehingga kegiatan bisa segera dilaksanakan,” tutup Pj Bupati Siswo Laksono. (han/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Petani Garam Harus Terapkan Teknologi

SEMARANG - DPRD Jateng menilai petani garam selama ini kurang bisa menghasilkan garam yang berkualitas. Mereka dalam menggarap tambak dilakukan secara tradisional sehingga harga...

Jateng Juara 2 Kejurnas Fossbi

SEMARANG - Forum Sekolah Sepak Bola Indonesia (Fossbi) sukses menyelenggarakan Kejurnas Sepakbola Usia Dini. Dalam turnamen tersebut setidaknya ada sebanyak 18 provinsi yang bertanding....

Pasar Gedawang Mirip ’Rumah Hantu’

SEMARANG - Masih banyak pasar mangkrak di Kota Semarang. Salah satunya Pasar Gedawang, Banyumanik. Sejak diresmikan 2005 silam, pasar yang dulunya dikelola oleh investor...

Ratusan Formasi Perangkat Desa Kosong

UNGARAN–Sebanyak 322 jabatan perangkat desa di 95 desa yang tersebar di 19 kecamatan di Kabupaten Semarang, pada tahun 2017 ini mengalami kekosongan. Pemkab Semarang...

Eksplor Tempat Wisata Dongkrak Okupansi

SEMARANG - Persaingan yang ketat antarhotel di Kota Solo, membuat sejumlah hotel dituntut melakukan inovasi agar okupansi atau tingkat hunian hotel tidak anjlok. Seperti...

Disinformasi Pembayaran Denda Tilang di Exit Tol Sumo

JawaPos.com- Beredar kabar bahwa pengendara yang melintas di Tol Surabaya Mojokerto (Sumo) dan Surabaya-Malang dengan kecepatan diatas 100 km/jam, akan didenda Rp 150 ribu....