Fasilitas Terbaik Untuk Semua Kalangan

2031
RSUD K.R.M.T Wongsonegoro
RSUD K.R.M.T Wongsonegoro

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) K.R.M.T Wongsonegoro terus berusaha memberikan pelayanan terbaik dan prima bagi masyarakat.

Tidak hanya memberi pelayanan dan fasilitas bagi masyarakat kalangan bawah saja, RSUD juga memberikan fasilitas kepada masyarakat menengah atas. Yakni Paviliun Gatotkaca memiliki kamar kelas VIP, VVIP dan Presiden Room.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menjelaskan, pembangunan Paviliun Gatot Kaca untuk rawat inap kelas VIP dan VVIP ini bukan berarti pemkot tidak pro dengan masyarakat kalangan bawah. Pembangunan ini, lanjut Hendi, untuk memenuhi asas keadilan. Memberikan fasilitas bagi kelas menengah bawah dan menengah atas. ”Sebelumnya kita juga sudah bangun kamar 80 unit untuk kelas III. Jadi, saya rasa semua demi asas keadilan, memfasilitasi semua kalangan,” ujarnya.

Paviliun Gatot Kaca terdiri atas 42 unit ruangan. Rinciannya, 22 VIP, 18 VVIP, dan 2 President Suite. Masing-masing menempati lantai 2, 3, dan 4. Sedangkan lantai 1 untuk rawat jalan dan klinik spesialis dan area publik, ada foodcourt dan ATM.

RSUD K.R.M.T Wongsonegoro memiliki 420 unit tempat tidur. Dari jumlah tersebut 60 persennya untuk menampung pasien kelas III. Sementara VIP hanya 10 persen. ”Kalau hanya 10 persen dari 420 itu tidak seberapa jika dibandingkan yang kelas III. Jadi, kita masih pro dengan masyarakat kecil,” ujar Direktur RSUD K.R.M.T Wongsonegoro, dr. Susi Herawati, M.Kes.

Pihaknya memastikan tindakan atau pelayanan yang diberikan kepada pasien, baik itu kelas I, II, dan III akan sama. Yang membedakan hanya tarif kamarnya saja. ”Kamar operasi juga sama antara VIP dan non VIP. Ini yang membedakan rumah sakit yang lain. Kalau RS lain mohon maaf kalau naik kelas semua naik, harga obat pun naik. Kalau di tempat kami tidak, yang berbeda itu harga kamarnya saja (fasilitas),” tandasnya.

Saat ini sedang dilakukan pembangunan gedung bedah sentral (IBS) dengan dana sekitar Rp 60 miliar yang ditargetkan rampung pada akhir tahun ini. Pengembangan fasilitas kesehatan ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan ruang ICU. Nantinya akan ada 15-20 untuk dewasa maupun anak-anak.