Bangun Kedokteran yang Islami

606
LULUS: Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Unissula Semarang, dr Setyo Trisnadi SH SpKF menyerahkan dokumen kepada lulusan saat pengambilan sumpah dokter Unissula, kemarin. (JON WAHID/JAWA POS RADAR SEMARANG)
LULUS: Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Unissula Semarang, dr Setyo Trisnadi SH SpKF menyerahkan dokumen kepada lulusan saat pengambilan sumpah dokter Unissula, kemarin. (JON WAHID/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Pendidikan yang diterapkan dalam Fakultas Kedokteran (FK) Unissula harus seimbang, antara pembangunan karakteristik dan fisik dalam membangun kedokteran yang islami. Selain itu, tanggung jawab pengelola pendidikan di FK sangat besar. Sebab harus mengembangkan profesi semaksimal mungkin untuk meluluskan dokter-dokter baru.

”Antara pembangunan karakter dan fisik harus seimbang karena hal itu berkaitan dengan profesionalisme,” ungkap Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Unissula Semarang, dr Setyo Trisnadi SH SpKF saat memberi sambutan dalam pengambilan sumpah dokter ke-102 periode II tahun 2017 FK Unissula, kemarin.

Sumpah dokter tersebut diikuti 19 orang dan dilakukan oleh Ketua Senat FK dr Sofyan Dahlan SpKF, di kampus Kaligawe. Sampai saat ini, usia FK Unissula memasuki 54 tahun dan telah meluluskan sebanyak 4.423 dokter.

Lebih lanjut Setyo Trisnadi mengatakan FK Unissula merupakan salah satu dari 83 FK di Indonesia yang berusaha selalu melakukan pencapaian kompetensi untuk mendidik dokter yang mampu memberi layanan kesehatan berbasis syariah. Termasuk memberi kepercayaan kepada masyarakat akan profesi dokter. ”Oleh karena itu, dokter harus memegang kode etik dokter. Dalam arti apa yang seharusnya, terkait dengan kewajiban yang dijunjung tinggi dokter dalam melayani pasiennya,” katanya. (hid/ric/ce1)