33 C
Semarang
Senin, 13 Juli 2020

Siswa Dibiasakan Mengamalkan Alquran

Wisuda Takhfidz Angkatan IX SDIT Kartika

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

TEMANGGUNG- Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Kartika Kranggan kembali mengadakan wisuda takhfidz bagi para siswanya. Wisuda takhfidz angkatan IX ini digelar di Aula Kantor Kelurahan Kranggan, Kamis (27/4). Acara wisuda dihadiri oleh seluruh siswa dan wali siswa, segenap guru TK dan SD di Kecamatan Kranggan, Pengawas TK dan SD, perangkat dan pimpinan Kelurahan hingga Camat Kranggan.

Kepala SDIT Kartika Kranggan Ainiyatul Masruroh menjelaskan, wisuda takhfidz merupakan bentuk penghargaan bagi para siswa yang berhasil menuntaskan hafalannya, sekaligus sebagai penyemangat siswa lain yang sampai saat ini belum tuntas hafalannya. Hafalan Alquran merupakan program unggulan dan wajib bagi seluruh siswa SDIT Kartika. Dari program ini, ia berharap setiap siswa yang lulus dari sekolahnya minimal hafal 1 juz. “Program ini merupakan penjabaran misi sekolah kami (SDIT Kartika, red), yakni menciptakan generasi Islam yang cerdas mandiri seimbang iman dan takwa (imtak) serta ilmu pengetahuan (iptek)-nya,” ucapnya.

Wisuda tahun ini diikuti 13 anak. Meliputi satu anak hafal 3 juz, yaitu juz 1, 29 dan 30. Satu anak lagi hafal 2 juz yaitu juz 29 dan 30. Sementara sisanya hafal juz 30. Mereka semua merupakan siswa kelas 3-6.

Camat Kranggan Tri Raharjo mengapresiasi dan memberikan selamat kepada para wisudawan-wisudawati kecil tersebut. Tri berharap kepada wisudawan, bisa menjadikan Alquran sebagai landasan hidupnya. Setidaknya ada lima landasan hidup, akhlak, ilmu, usaha, empati dan olah pikir-olah rasa-olah raga. “Jika anak dibekali dengan lima hal tersebut, maka insyaallah kelak akan menjadi manusia yang bermanfaat untuk lingkunganya,” ungkapnya.

Sementara itu, Ustad Qoid Surawan sebagai pembimbing takhfidz mengatakan, ada yang beda pada wisuda tahun ini. Salah satunya saat ujian hafalan, siswa harus didampingi oleh orang tuanya dengan sistem satu kali majelis (duduk) setor satu juz hafalan. Yang istimewa, seorang siswi bernama Fakhma Mujahida mempu menyelesaikan hafalan 3 juz. Sebelumnya belum ada siswa dengan pencapaian hafalan sebanyak ini.

“Saya meminta kepada siswa tidak hanya menghafal di sekolah saja sebagai tugas, namun juga menjadikan sebuah kebiasaan di rumah dan di mana saja berada bisa menghayati dan mengamalkan Alquran,” pinta penemu dan pengajar metode cara mudah belajar membaca Alquran Metode Rosyida itu. (san/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Utamakan Pendidikan Warga

RADARSEMARANG.COM, SURUH – Di Desa Reksosari terdapat sejumlah tempat pendidikan baik formal maupun informal. Dikatakan Kades Reksosari A.M Tantowi, di desa ini terdapat 3 SD,...

Tumbuhkan Jiwa Wirausaha

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Sekitar 63 siswa kelas X SMK Citra Medika Kota Magelang melakukan kunjungan industri ke PT Sido Muncul Tbk dan PT Cisarua...

Implementasi Pendidikan Kecakapan Hidup ABK

ADANYA Undang Undang yang menaungi ABK atau Anak Berkebutuhan Khusus dalam hal pemenuhan hak ataupun kesempatan untuk memperoleh pendidikan dan  pekerjaan di tengah-tengah masyarakat...

Pembangunan Kolam Renang Dihentikan

MAGELANG – Satuan Polisi Pamong Praja Kota Magelang menghentikan pembangunan kolam renang tak berizin di Jalan Cempaka, Kelurahan Kemirirejo. Proyek yang berada di depan...

Kota Lama Jalur Rempah Nusantara

KOTA Lama Semarang bakal disulap lebih meriah dan lebih bersahabat kepada para pengunjung. Pemerintah Kota Semarang menggandeng sejumlah stakeholder terkait untuk mengembangkan kawasan peninggalan...

Aktif Berolahraga

Jurnalist Badminton Club (JBC) kembali menggelar kejuaraan bulu tangkis yang diikuti para wartawan di Semarang, kemarin. Dalam kejuaraan bertitel “Franky Madridista Cup I” yang...