PERTANDINGAN PEMBUKA-Pertandingan kelompok usia kategori madya menjadi laga pembuka dalam kejuaraan Djarum Foundation Kejurkab Bulutangkis Bupati Cup VI Kab Magelang 2017 yang berlangsung hingga Minggu, 30 Mei 2017. (Agus Hadianto/JAWA POS RADAR KEDU)
PERTANDINGAN PEMBUKA-Pertandingan kelompok usia kategori madya menjadi laga pembuka dalam kejuaraan Djarum Foundation Kejurkab Bulutangkis Bupati Cup VI Kab Magelang 2017 yang berlangsung hingga Minggu, 30 Mei 2017. (Agus Hadianto/JAWA POS RADAR KEDU)

MAGELANG – Penyelenggaraan Djarum Foundation Kejurkab Bulutangkis Bupati Cup VI Kab Magelang 2017 mulai berlangsung Jumat (28/4) kemarin di GOR Djarum Magelang, Jalan Beringin VI/78, Magelang. Dalam laga pembuka di kelas Tunggal Usia Dini Putra Madya, Pemain PB Amor Junior, Satrio harus bersusah payah mengalahkan Aat dari PB Perkasa dengan tiga set, 15-21, 21-13, dan 21-18. Sementara, Anindya Firdausa dari PB Putra menundukkan dengan mudah Nabilla dari PB Kurnia dua set langsung, 21-8 dan 21-9.

Pertandingan di lapangan empat tersebut, Satrio harus berjuang agar lolos dan melaju ke putaran selanjutnya. Di satu sisi, Aat tampak berambisi mengandaskan Satrio. Pada set pertama, Aat mampu meninggalkan Satrio dengan skor 15-21. Berbekal kemenangan ini, Aat lebih agresif dalam memberi perlawanan. Namun, langkah Aat justru menjadi bumerang. Satrio mampu bermain lepas dan membuat pertahanan Aat kacau. Bahkan bola-bola servis panjang Satrio mampu menjauhkan poin di set kedua.

Satrio akhirnya menyamakan posisi dengan memetik kemenangan 21-13 di set kedua. Kondisi Aat yang sudah frustasi karena kalah di set kedua, mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Satrio. Keperkasaan Satrio terbukti dengan mengalahkan Aat di set ketiga dengan skor tipis 21-18.

Pada pertandingan lain, Anindya Firdausa dari PB Putra Tama mampu menaklukan dengan mudah Nabilla dari PB Kurnia dua set langsung dengan skor 21-8, dan 21-9 pada kategori Tunggal Usia Dini Putri Madya di lapangan dua. Ketidakmatangan Nabilla mampu dimanfaatkan Anindya dengan serangan bola-bola panjang dan variasi pendek.

PENGURUS BARU-Ketua Umum PBSI Kabupaten Magelang, Eko Sumaryoto (tengah) menerima bendera PBSI dari Ketua PBSI Provinsi Jateng Andy Krisdasusila dalam pelantikan Pengurus Baru PBSI Kabupaten Magelang periode 2017 – 2021, Jumat (28/4). (Agus Hadianto/JAWA POS RADAR KEDU)
PENGURUS BARU-Ketua Umum PBSI Kabupaten Magelang, Eko Sumaryoto (tengah) menerima bendera PBSI dari Ketua PBSI Provinsi Jateng Andy Krisdasusila dalam pelantikan Pengurus Baru PBSI Kabupaten Magelang periode 2017 – 2021, Jumat (28/4). (Agus Hadianto/JAWA POS RADAR KEDU) PENGURUS BARU-Ketua Umum PBSI Kabupaten Magelang, Eko Sumaryoto (tengah) menerima bendera PBSI dari Ketua PBSI Provinsi Jateng Andy Krisdasusila dalam pelantikan Pengurus Baru PBSI Kabupaten Magelang periode 2017 – 2021, Jumat (28/4). (Agus Hadianto/JAWA POS RADAR KEDU)

Sementara itu, Ketua Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Magelang terpilih, Eko Sumaryoto, berjanji akan memasyarakatkan bulutangkis hingga ke level desa. Selain itu, Eko Sumaryoto berjanji akan memajukan pembinaan atlet usia dini.

“Hal ini didahului dengan memasyaratkan bulutangkis di tingkat masyarakat, contohnya desa dan balai desa. Kami ingin di setiap balai desa memiliki lapangan bulutangkis, harapannya agar bibit-bibit unggul bisa lahir. Selanjutnya, melalui balai desa ini kami berencana mengadakan turnamen setiap 6 bulan sekali,” tandas Eko, usai dilantik menjadi Ketua PBSI Kabupaten Magelang periode 2017 – 2021 bersama jajaran pengurus lainnya.

Menurut Eko, pengurus PBSI baru juga akan berupaya meningkatkan kualitas pelatih kepelatihan dan wasit. “Visi dan misi dari kepengurusan yang lama sudah bagus, kami tinggal meneruskan dan memperbaiki yang masih kurang,” beber Eko.

Jajaran pengurus PBSI Kabupaten Magelang periode 2017 – 2021 meliputi Ketua Umum Eko Sumaryoto, Wakil Ketua I Nurul Huda, Wakil Ketua II Usman Maksud, Sekretaris Musyafa, dan Bendahara Drs Prasetyo Heru P. (cr3/fiq/adv/ton)