33 C
Semarang
Selasa, 14 Juli 2020

LIBAS Kandang Tandang

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

DUA kali berlaga, dua kali poin absolut diraih. Ya, PSIS mengawali kompetisi Liga 2/2017 dengan hasil positif. Setelah mempermalukan Persipur Purwodadi 2-1 dalam laga yang digelar di Stadion Krida Bakti Purwodadi, Sabtu (22/4), lawan kedua PSIS yakni Persipon Pontianak digasak 1-0 dalam laga di Stadion Jatidiri Semarang, Kamis (27/4) malam.

Donasi 6 poin ini membuat PSIS “nyicil ayem”. Maklum, kompetisi bakal superketat. Babak penyisihan grup atau babak awal kompetisi Liga 2 menjadi pertaruhan tim-tim peserta kompetisi kasta kedua Tanah Air ini untuk memastikan langkah selanjutnya yang masih sangat panjang untuk mewujudkan mimpi promosi. Kemenangan tak boleh hanya di saat laga kandang, namun tiga poin tetap harus dibidik saat laga tandang.

“Yang penting, di awal kompetisi ini kita harus mengumpulkan poin dulu sebanyak mungkin. Kalau bisa dengan gol yang banyak pula, karena ini kompetisi. Jangan hanya berfikir kita harus menang di laga kandang, tapi pertandingan tandang juga harus dioptimalkan, jangan hanya merebut satu poin tapi tetap harus poin penuh,” tandas Setyo Agung Nugroho, direktur teknik PSIS.

Ya, raihan tiga poin tersebut membuat Johan Yoga Utama dkk mendapat modal yang berharga untuk menyongsong pertandingan berikutnya di Grup 4. Namun Agung mengingatkan, permainan PSIS di dua pertandingan awal belum begitu meyakinkan. Dilihat dari skor di dua laga tersebut, meski menang namun skor terpaut tipis. 2-1 dan 1-0.

Dua gol Mahesa Jenar saat mengalahkan Persipur dicetak oleh Haudi Abdillah di menit ke 6 dan Johan Yoga (65’), sedangkan gol balasan tuan rumah dicetak melalui penalti M Fathkul Manan (53’). Sementara PSIS nyaris ditahan imbang Persipon di Jatidiri, sebelum pemain senior M Ridwan menjadi pahlawan kemenangan PSIS melalui gol tendangan bebasnya yang akurat di menit ke 83.

Karena itu Agung meminta baik pelatih maupun pemain tidak terlena. Banyak hal dari sisi teknis yang harus dibenahi dan dievaluasi. “Ingat, masih banyak lawan di Grup 4 yang mungkin lebih tangguh dari Persipur atau Persipon. Mungkin kita belum begitu teruji saat melawan Persipur maupun Persipon, jadi kita harus tetap fokus. Masih ada tim-tim bagus yang akan kita hadapi seperti Sragen FC, Persis Solo atau PSIR Rembang,” tegasnya.

Sragen United, lawan berikut PSIS sudah menunggu. Performa tim yang diakuisisi dari Laga FC ini cukup meyakinkan. Tim polesan pelatih papan atas Jaya Hartono ini mampu menjungkalkan tuan rumah Persipon di Stadion  Sultan Syarif Abdurahman, Minggu (23/4) lalu 2-1. Hari ini, Minggu (30/4) jajaran pelatih PSIS berencana akan “mengintip” kekuatan Sragen United yang akan bertanding melawan Persis Solo di Stadion Taruna, Sragen. (smu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Koran Berbahasa Inggris, Bukan Koran Inggris

JawaPos.com - Foto koran berbahasa Inggris dengan narasi yang mengkritik pemerintah berseliweran di Facebook dan Twitter kemarin (7/2). "Koran Inggris semprot Ngaciro. BUMN ngutang...

Capaian Kinerja Rendah, Desak Percepatan Penyerapan Anggaran

Progress penyerapan anggaran APBD 2017 dinilai oleh DPRD Kabupaten Magelang masih rendah. Padahal, tinggal satu bulan waktu efektif berjalan. WAKIL Ketua DPRD Kabupaten Magelang, Soeharno...

Pasar Muntilan Belum Mulai Dibangun

MUNGKID—Pembangunan Pasar Muntilan yang rencananya dimulai Senin (24/4) kemarin, diduga molor. PT Armada Hada Graha selaku pemenang proyek senilai Rp 94,9 miliar, belum mulai...

Bijak Bermedia Sosial

RADARSEMARANG.COM - PERKEMBANGAN media sosial dewasa ini, melambung pesat mewarnai hampir totalitas kehidupan manusia. Tiada waktu kosong kecuali bercengkrama dengan smartphone, yang semakin hari...

Dafam Lepas 400 Juta Saham

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–PT Dafam Property Indonesia Tbk melepas sebanyak 400.000.000 saham pada penawaran perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI), baru-baru ini. Dana dari pelepasan saham...

Sudirman Said Dianggap Tak Melanggar

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Cagub Jateng Sudirman Said yang berkampanye di acara Musrenbang Pemkot Semarang di RT 1 RW 8 Perumahan Sinar Waluyo Semarang, beberapa...