Jasa Antar Wisata Morosari Dikeluhkan

2200
RAPATR : Forkompimcam Sayung rakor khusus membahas jasa pengantar wisata Morosari yang sebelumnya sempat dikeluhkan pengunjung. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
RAPATR : Forkompimcam Sayung rakor khusus membahas jasa pengantar wisata Morosari yang sebelumnya sempat dikeluhkan pengunjung. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

DEMAK-Pengawalan atau pelayanan jasa antar para pengunjung wisata Pantai Morosari Sayung menjadi persoalan. Disinyalir, akhir-akhir ini dikeluhkan adanya biaya jasa pengantar wisata yang terlalu besar. Bahkan, kabar tidak sedap ini telah menyebar di media sosial.

Untuk mengatasi terjadinya pungutan yang memberatkan pengunjung wisata, sejumlah pihak secara resmi telah membahas masalah tersebut. Bertempat di Balai Desa Purwosari, Kecamatan Sayung, beberapa pihak hadir. Antara lain, Camat Sayung, Sugiyanto, Kapolsek Sayung AKP Budi Rahmadi, Pj Kades Purwosari Sukarman, Kades Bedono Agus Salim, BPD Desa Bedono, Perwakilan dari Dzuriah atau keluarga Makam Mbah Mudzakir serta Perwakilan Ojek Bahari sebanyak 10 orang. Rapat ini menaruh perhatian pada masalah jasa pengantar wisata.

Karena itu, Forkompincam Sayung menyarankan agar jasa antar wisata tidak memberatkan wisatawan. Pelda Bayu S dari Koramil Sayung yang ikut rapat menuturkan, bahwa dari hasil keputusan rapat diputuskan, jasa antar wisata telah ditentukan oleh wilayah setempat serta tidak memberatkan. Bila semula lebih dari Rp 100 ribu, maka sekarang hanya Rp 75 ribu pulang pergi (PP). “Nilai jasa tidak melebihi yang telah ditentukan. Sedangkan, untuk parkir di Desa Bedono sudah dikelola oleh desa sebesar Rp 40 ribu,” katanya. (hib/ida)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here