Perlu Pojok Baca di Kampung

725
BANYAK BACA: Tim juri lomba perpustakaan desa dari Pemprov Jateng tengah menilai Perpusdes Manggis. (Ahmad zainudin/jawa pos radar kedu)
BANYAK BACA: Tim juri lomba perpustakaan desa dari Pemprov Jateng tengah menilai Perpusdes Manggis. (Ahmad zainudin/jawa pos radar kedu)

WONOSOBO – Kesadaran masyarakat untuk membaca belum merata sampai ke desa-desa. Masih banyak perpustakaan desa yang tidak berfungsi karena minim pengunjung.

Plt Kepala Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) Wonosobo Amin Suradi menyiapkan berbagai strategi agar semangat membaca di desa kian tumbuh. Satu di antaranya, Arpusda akan menyosialisasikan pojok baca masyarakat. Seperti pojok baca di poskamling, masjid, maupun tempat-tempat yang menjadi lokasi berkumpulnya masyarakat.

“Ini penting, agar masyarakat terbiasa lihat buku, yang ujung-ujungnya mau membaca. Kalau harus menyengaja ke perpustakaan, banyak warga yang masih enggan,” katanya di sela penilaian lomba perpustakaan yang diadakan Arpus Provinsi Jateng di perpustakaan Desa Manggis, Leksono, Rabu (26/4).

Pojok baca nantinya tidak hanya menyasar desa-desa. Layanan publik dan perkantoran swasta ke depan juga didorong untuk memiliki pojok baca. Hal ini dinilai efektif, untuk mengisi waktu senggang saat mengantre menunggu layanan.

Selain memaksimalkan pojok baca, Arpusda juga tengah mengupayakan rolling buku agar buku yang ada di perpustakaan tidak monoton atau itu itu saja. Teknisnya, pihak Arpusda akan membuat kerjasama dengan perpustakaan desa agar ke depannya bisa meminjam buku Arpusda, dalam waktu lama dan berjumlah banyak.

“Ingin kami, semua buku di Arpusda itu nantinya bisa dimanfaatkan. Bisa dibaca masyarakat,” katanya.

Pergantian buku harus diatur sesuai kebutuhan masyarakat. Bukan terfokus pada buku-buku umum melainkan akan diperbanyak pada buku bacaan yang bersifat terapan atau life skill.

“Saya melihat, kenapa orang malas ke perpustakaan karena bacaan yang ada tidak sesuai kebutuhan. Makanya dengan strategi dan program seperti ini, saya optimistis tingkat baca masyarakat akan meningkat,” katanya. (cr2/ton)