Kepala Daerah Tak Perlu Iuran untuk Parpol

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di...

SEMARANG – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang mendorong pemerintah mengkaji rencana pendanaan partai politik (parpol) sebesar Rp 5 triliun. Tujuannya agar parpol dapat mencari kader-kader terbaik untuk maju pilkada tanpa mendanainya.

”Kalau parpol sudah dikucuri dana dari pemerintah, tentu kita harap mereka bisa mencari kader terbaik untuk maju pilkada. Dengan demikian kader tidak perlu menyisihkan gajinya untuk kepentingan parpol. Hal ini mencegah perilaku korupsi kepala daerah, karena kepala daerah tidak perlu iuran ini-itu untuk parpol,” kata Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata, dalam Diskusi Publik Peran Mahasiswa sebagai Garda Anti Korupsi #Mariberperan di Fakultas Hukum Undip Semarang, Kamis (27/4).

Acara diikuti ratusan peserta dari kalangan mahasiswa. Bersama Alexander Mawarta, mahasiswa menggelar deklarasi menolak segala bentuk pelemahan terhadap KPK.

Lebih lanjut Alexander Mawarta menjelaskan, bahwa menjadi kepala daerah bukan untuk mencari keuntungan pribadi tapi benar-benar berkorban untuk kepentingan masyarakat dan negara.

”Artinya mereka sudah selesai dengan diri sendiri, sudah cukup keuangannya tanpa menjadi kepala daerah. Hal ini mencegah perilaku korupsi. Menjadi pemimpin daerah bukan untuk mencari rezeki, tapi hadir untuk pembangunan,” tegasnya.

Dalam melakukan pengkajian pendanaan parpol, pihaknya menjelaskan paling tidak pemerintah menganggarkan Rp 5 triliun untuk parpol yang ada. Tentu dengan nilai yang dipertimbangkan terhadap kesehatan keuangan masing-masing parpol.

”Kenapa kita sarankan itu ke pemerintah, Kemenpan-RB, DPR. Karena kami berharap ketika parpol didanai pemerintah maka akan lebih akuntabel. Pada prinsipnya karena uang rakyat,” tambahnya.

Sementara Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memiliki kewenangan melakukan auditnya. ”Parpol yang sudah dibiayai bisa mencari kader-kader yang baik. Parpol tidak perlu membiayai, sehingga kader dapat bekerja dengan benar,” katanya.

Alexander Mawarta mengajak mahasiswa sebagai garda terdepan antikorupsi. Apalagi mahasiswa merupakan calon generasi pemimpin bangsa. ”Harapan untuk mahasiswa, sebagai generasi calon pemimpin yang baru kita berharap mahasiswa berintegritas. Ketika nanti menjabat posisi apa pun, integritas yang menjadi pegangan mereka,” ujarnya. (mg30/zal/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Random News

Sepakat Jalan Cepagan Dibuka 

RADARSEMARANG.COM, BATANG–Jalan Desa Cepagaan Kecamatan Warungasem Kabupaten Batang akhirnya dibuka kembali untuk roda dua maupun roda empat. Selain itu, kerusakan jalan segera diperbaiki. Kesepakatan tersebut...

Jajal Tim USM, Pantau Calon Amunisi Baru

SEMARANG – Sejumlah pemain baru akan dilihat kualitasnya oleh asisten pelatih tim sepak bola Jateng yang disiapkan menghadapi Pra-PON XIX/2016, Anjar Jambore Widodo dalam...

54 Rumah Rusak, 1 Orang Tewas

BANJARNEGARA – Selain di Wonosobo, bencana longsor juga terjadi di Kabupaten Banjarnegara tepatnya di Desa Krandegan Kecamatan Sugaluh. Tebing dengan tinggi sekitar 100 meter...

Proses Hukum Harus Tetap Jalan

MAGELANG – Tindak kekerasan terhadap wartawan yang dilakukan aparat kepolisian dan Satpol PP saat meliput aksi menolak pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) Gunung...

More Articles Like This

- Advertisement -