Berburu Keindahan Keasrian dan Kesegaran Curug Lawe dari Pohon Selfie

Jalan Dilebarkan dan Disediakan Spot Selfie Nan Indah

3731
BERKEMAH : Curug Lawe menjadi areal perkemahan bagi para pengunjung yang hendak menikmati suasana alam nan damai.
BERKEMAH : Curug Lawe menjadi areal perkemahan bagi para pengunjung yang hendak menikmati suasana alam nan damai.

Meski harus bersusah payah untuk sampai ke Curug Lawe di Desa Kasimpar Kecamatan Petungkriyono Kabupaten Pekalongan, Anda tak perlu khawatir. Segarnya air terjun dan indahnya pemandangan alam di sekitar Curug Lawe, akan membayar lunas pengorbanan Anda itu.

Untuk sampai ke Curug Lawe, dari Pusat Kota Pekalongan, pengunjung harus menuju Kecamatan Doro, tepatnya di Terminal Pasar Doro. Bagi yang mengendarai kendaraan pribadi, baik roda dua maupun roda empat, dapat dititipkan di penitipan Terminal Doro, dengan tarif parkir hanya Rp 2 ribu untuk sepeda motor, dan Rp 5 ribu untuk mobil.

Perjalanan menuju Curug Lawe dilanjutkan dengan angkutan pegunungan pariwisata (Anggun Paris) dengan biaya Rp 100 ribu perorang. Maka pengunjung dapat menikmati 4 lokasi wisata di Petungkriono, yakni Curug Sibedug, Curug Bajing, Curug Muncar dan Curug Lawe, serta makan siang dan snack gratis plus souvenir menarik dari Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pekalongan, termasuk didampingi oleh guide lokal.

Perjalanan dari Terminal Doro memakan waktu sekitar 30 menit, untuk sampai ke Curug Sibedug dan kemudian satu jam dilanjutkan ke Curug Lawe. Waktu dulu, untuk sampai ke Curug Lawe, harus menempuh perjalanan di dalam hutan yang didominasi pohon pinus. Trek ini menyajikan pemandangan alam berupa curug-curug kecil di titik-titik tertentu, di sepanjang perjalanan, dengan udara yang segar serta kondisi cuaca yang cukup dingin. Lebih kurangnya satu jam menempuh perjalanan, akan sampai di bumi perkemahan. Dan menempuh satu jam lagi dengan menyusuri sungai, akan sampai di lokasi utama. Sehingga, total lama perjalanan hingga dua jam, untuk menikmati keasrian curug yang berlokasi di Desa Kasimpar Petungkriyono, dengan kombinasi trek bebatuan dan tanah. Awal dikenalkannya wisata tersebut memang benar-benar menyuguhkan trek yang ekstrim dan lebih menantang untuk dijangkau.

Namun untuk sekarang, sudah berbeda. Curug Lawe sudah berbenah, demi memuaskan tamunya yang datang dari penjuru tanah air. Kini beberapa jalan dilebarkan dengan tidak menghilangkan kesan eksotis dan tema petualangan.

Satu jam perjalanan untuk sampai di bumi perkemahan tidak jauh berbeda. Hanya saja, ada beberapa tambahan spot selfie seperti adanya pohon selfie yang diperuntukkan bagi para pungunjung yang ingin mengabadikan keindahan alam Petungkriyono. Serta payung dan bola yang digantung, menambah keindahan menuju lokasi Curug Lawe, beberapa tempat peristirahatan berupa gasebo juga disediakan.

BARENG PENGUNJUNG : Bupati Pekalongan Asip Kholbihi saat melakukan foto bersama pengunjung ketika berada di Curug Lawe Petungkriono.
BARENG PENGUNJUNG : Bupati Pekalongan Asip Kholbihi saat melakukan foto bersama pengunjung ketika berada di Curug Lawe Petungkriono.

Sebelum mencapai curug utama Curug Lawe, ada dua curug yang harus dilewati dulu. Namun, untuk menikmati dua curug ini, dulu harus mengandalkan batu dan tambang. Sedangkan sekarang, oleh pengelola sudah disediakan tangga, untuk lebih mempermudah wisatawan.

Meski harus bersusah payah untuk sampai ke Curug Lawe di Desa Kasimpar Kecamatan Petungkriyono Kabupaten Pekalongan, Anda tak perlu kuatir. Segarnya air terjun dan indahnya pemandangan alam di sekitar Curug Lawe, akan membayar lunas pengorbanan Anda itu.

Bahkan bisa berfoto selfie di pepohonan pinus yang memang disediakan oleh pengelola. Pengunjung biasa menyebut pohon selfie, dengan pemandangan spot yang bagus sekali. Meski terlihat ekstrim, tapi aman untuk berfoto ria.

Menaiki Pohon Selfie

Sesampainya di lokasi Pohon Selfie, pilihannya cuma naik dan berfoto. Di sini setidaknya ada 3 pohon pinus yang sudah diberi fasilitas seperti rumah pohon. Bahkan, tidak perlu antre terlalu lama, jika sedang ramai kunjungan. Pemandangan dari atas pohon selfie ini, menyuguhkan pesona alam hijau khas pegunungan. Pepohonan pinus yang menjulang tinggi menjadi penambah indahnya visual yang tersaji, terlebih pada saat cuaca cerah di sore hari.

PESONA SORE : Pemandangan alam di atas pohon selfie Curug Lawe pada sore hari yang indah.
PESONA SORE : Pemandangan alam di atas pohon selfie Curug Lawe pada sore hari yang indah.

Jangan lupa, patuhi peraturan yang ada. Jangan naik dengan jumlah orang terlalu banyak, jangan coret mencoret, dan tentunya jangan membuang sampah sembarangan.

Biasanya kunjungan ke Curug Lawe, tidak begitu ramai di hari biasa, kecuali saat libur nasional atau saat tahun baru dan Lebaran.

PESONA SOKEINDAHAN POHON SELFI : Disediakan pohon selfie di Curug Lawe, untuk melihat pemandangan alam Petungkriono.RE : Pemandangan alam di atas pohon selfie Curug Lawe pada sore hari yang indah.KEINDAHAN POHON SELFI : Disediakan pohon selfie di Curug Lawe, untuk melihat pemandangan alam Petungkrion

Bagus dan Nyaman Untuk Camping

Kalau ingin merasakan sensasi berkemah, seperti anak gunung, tapi gak mau mendaki beneran, Wana Wisata Curug Lawe, bisa dijadikan pilihan. Di area lapang berkontur bukit berbalut rerindangan pohon ini, sangat nyaman untuk berkemah.

Dengan kondisi lokasi di atas 1.200 mdpl, lokasi camping Curug Lawe, memberikan sensasi seolah berada di puncak pegunungan. Termasuk dengan suhu yang sangat dingin, bisa kurang dari 15 derajat celcius saat malam hari. Sehingga, pengalaman camping dijamin menyenangkan.

MENAKJUBKAN : Pemandangan Curug Lawe sangat menakjubkan saat dipandang dari jarak jauh.
MENAKJUBKAN : Pemandangan Curug Lawe sangat menakjubkan saat dipandang dari jarak jauh.

Untuk dapat camping di lokasi tersebut, tentunya pengunjung harus melapor terlebih dahulu ke petugas di loket. Jikapun kalian tidak membawa kemah sendiri, sudah tersedia kemah untuk disewakan. Tak hanya itu, di camping ground ini pula, terdapat hammock yang bisa dipakai untuk bersantai. Hal ini sangat menarik karena gaya berfoto di atas hammock tengah ngetrand beberapa waktu belakang ini.

Kekayaan Pesona Petungkriyono

Sebenarnya tidak hanya Wana Wisata Curug Lawe saja yang dimiliki kawasan wisata alam Petungkriyono. Kawasan lain yang dikenal dengan sebutan negeri di atas awan ini, punya banyak air terjun seperti Curug Bajing di Desa Tlogopakis, dan Curug Muncar di Desa Curug Muncar. Kedua lokasi air terjun ini, letaknya tidak jauh dengan Curug lawe, namun letak Curug Lawe memang lebih mendaki lagi.

Cukup melanjutkan perjalanan berkendara sekitar setengah jam, dengan akses yang juga sudah baik, maka bisa menuju dua lokasi curug lain, yakni Curug Bajing dan Curug Muncar. (thd/adv/ida)