KENANGAN: Kepala Disdikpora Wonosobo Samsul Maarif (kanan) menyerahkan penghargaan kepada Fasilitator Daerah USAID Prioritas Ahmad Sarjita. (Ahmad Zainduin/Jawa Pos Radar Kedu)
KENANGAN: Kepala Disdikpora Wonosobo Samsul Maarif (kanan) menyerahkan penghargaan kepada Fasilitator Daerah USAID Prioritas Ahmad Sarjita. (Ahmad Zainduin/Jawa Pos Radar Kedu)

WONOSOBO – Kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Wonosobo dengan USAID Prioritas diakui memberi dampak positif bagi sektor pendidikan di Kabupaten Wonosoho. Selama 4 tahun, lembaga donor ini menggarap sekolah-sekolah di Kecamatan Kertek dan Garung.

“USAID Prioritas telah memiliki andil besar bagi kemajuan sektor pendidikan di Kabupaten Wonosobo,” kata Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Wonosobo Samsul Maarif dalam acara penutupan program USAID Prioritas, Kamis (27/4).

Karena perubahan yang baik itu, langkah yang ditempuh sekolah di kecamatan mitra kemudian ditiru dan diikuti oleh 9 kecamatan lain. “Ada 9 kecamatan yang secara swadaya mengikuti program USAID Prioritas, sehingga total kecamatan yang terlibat dalam program pengembangan mutu pendidikan mencapai 11 kecamatan,” beber Samsul.

Kepala SD Negeri 1 Garung, Paryono mengatakan, salah satu kemajuan yang menonjol adalah terbentuknya budaya membaca di lingkungan sekolah. “Selama 5 sampai 10 menit sebelum memulai pelajaran, kami membiasakan para siswa untuk membaca. Kemudian di akhir pekan merangkum bacaan dan menyampaikan di depan teman-temannya,” ungkap Paryono. (cr2/ton)