Pegiat Ilmu Falak Berlatih Pakai Teleskop

590
JELANG RAMADAN: Ketua Program Studi S2 Ilmu Falak UIN Walisongo, Ahmad Izzuddin memberikan paparan pada seminar dan pelatihan teleskop untuk melihat hilal di MAJT.
JELANG RAMADAN: Ketua Program Studi S2 Ilmu Falak UIN Walisongo, Ahmad Izzuddin memberikan paparan pada seminar dan pelatihan teleskop untuk melihat hilal di MAJT.

SEMARANG – Program Studi S2 Imu Falak UIN Walisongo Semarang bersama Tim Hisab Rukyat (THR) Menara Al-Husna Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), belum lama ini menggelar kegiatan seminar dan pelatihan operasional teleskop. Kegiatan yang berlangsung di Office Hall MAJT ini dimulai dengan seminar mengenai Prediksi kondisi Hilal awal dan akhir Ramadan 1438 H dan dilanjutkan dengan praktik operasional teleskop di lapangan.

Lebih dari 110 peserta hadir dalam acara tersebut. Mereka terdiri atas para pegiat Ilmu Falak di seluruh Jateng. Di antaranya dari Unissula, UNNES, Undip, MAN Demak, STAIN Kudus, UIN Walisongo serta beberapa perwakilan Kemenag di Jateng. Seperti Kemenag Kota Semarang dan Kemenag Sukoharjo.

Turut hadir Dekan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Walisongo Semarang, Dr H. Akhmad Arif Junaidi, MAg dan Ketua Badan Pengelola Masjid Agung Jawa Tengah Sekaligus Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Dr H. Noor Ahmad, MA.

Menurut Ahmad Izzuddin, Ketua Program Studi S2 Ilmu Falak UIN Walisongo Semarang pelatihan operasional teleskop ini sangat perlu dilakukan untuk melihat kondisi hilal awal Ramadan 1438 yang cukup tinggi. ”Berdasarkan hasil perhitungan tinggi hilal sekitar 7 derajat sehingga sangat mungkin untuk dapat dilihat,” katanya.

Dia berharap pelatihan tersebut dapat memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada para pegiat Ilmu Falak dan masyarakat secara luas agar mereka dapat memanfaatkan dengan baik dan benar teleskop-teleskop yang mereka miliki dalam rukyatul hilal nanti.

Beberapa narasumber yang hadir dalam acara tersebut di antaranya Drs KH Slamet Hambali MSi (THR Kemenag RI, LF PBNU), Dr KH Ahmad Izzuddin, MAg (Kaprodi S2 Ilmu Falak UIN Walisongo, Ketua Umum ADFI), AR Sugeng Riyadi (Ketua Umum Astrofisika) dan Anisah Budiwati, MSi (Dosen Ilmu Falak UII, Ketua Umum KFPI). (*/ric/ce1)