Tidak Layak, Reklame Diturunkan

798
ANTISIPASI AMBRUK: Petugas Satpol PP tengah memotong reklame di Jalan Wonosobo- Kertek. Penertiban dilakukan untuk antisipasi reklame roboh menimpa pengguna jalan, karena akhir-akhir ini hujan deras disertai angin kencang terjadi di Wonosobo. (SUMALI IBNU CHAMID/ JAWA POS RADAR KEDU)
ANTISIPASI AMBRUK: Petugas Satpol PP tengah memotong reklame di Jalan Wonosobo- Kertek. Penertiban dilakukan untuk antisipasi reklame roboh menimpa pengguna jalan, karena akhir-akhir ini hujan deras disertai angin kencang terjadi di Wonosobo. (SUMALI IBNU CHAMID/ JAWA POS RADAR KEDU)

WONOSOBO–Hujan deras disertai angin kencang masih terus terjadi di Wonosobo. Untuk mengantisipasi kecelakaan, kemarin (25/4), petugas Satpol PP dan Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), melakukan penertiban reklame di tepi jalan. Sasarannya, reklame yang sudah usang dan tidak layak pasang.

Kasubbag PEP dan SIM Satpol PP Wonosobo, Hermawan Animoro, ketika ditemui di lokasi mengungkapkan, kegiatan ini untuk memberikan rasa aman. Utamanya, bagi para pengguna jalan. Papan reklame yang dicabut, rata-rata sudah tidak layak dan berpotensi membahayakan pengguna jalan. “Selain itu, mengingat kondisi cuaca akhir-akhir ini yang cukup ekstre,m sehingga menambah risiko kecelakaan.”

Selain papan reklame yang sudah uzur, petugas Satpol PP juga mencabut papan reklame yang terkena pelebaran jalan di jalur Wonosobo-Kertek. Satpol PP mendapati dua papan reklame milik Pemkab yang ambruk. Tepatnya, di jembatan Sayangan jalan Wonosobo-Kertek. Satu papan reklame posisinya sudah miring, sehingga membahayakan pengguna jalan. “Jangan sampai ada reklame yang kondisi tiangnya tidak layak, sampai roboh mengenai pengguna jalan.”

Kepala Seksi Pengendalian dan Pengaduan DPMPTSP Kabupaten Wonosobo Subagyo Agus menambahkan, pihaknya akan terus memonitor dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mengawasi reklame. (ali/isk)