33 C
Semarang
Sabtu, 6 Juni 2020

Lima Saksi Diperiksa Bersamaan

Dugaan Korupsi Benih Tebu

Another

Didi Kempot: Bisa Tampil di Acaranya Mahasiswa Saja Saya Sudah Senang (16)

Di Jogjakarta, Didi Kempot berkonser, berkolaborasi, dan bertemu anak muda Papua yang fasih menyanyikan lagu-lagunya. Artis besar yang sama...

Kenangan dan Kesan Tak Terlupa Bekerja Bareng sang Legenda

Yuni Shara antusias saat ditawari berduet dengan Didi Kempot meski akhirnya tak sempat bertemu sampai selesai rekaman. Soimah juga...

Didi Kempot Berkawan dengan Berbagai Kalangan (14)

Karya-karyanya yang sukses melewati semua demarkasi pendengar musik mengantarkan Didi Kempot pada persahabatan yang tak pandang bulu. Dari pengamen...

SEMARANG – Lima saksi diperiksa dalam sidang perkara dugaan korupsi pengadaan benih tebu pola II tahap II di Kabupaten Pati pada Dinas Perkebunan (Dinbun) Provinsi Jateng 2013 di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (25/4) petang. Dalam perkara itu, yang didudukkan sebagai terdakwa adalah Hamim Teja Permana, Direktur CV Intraco Pratama (IP), dan Andri Priyanto, panitia pelaksana.

Kelima saksi itu adalah Dr Moelyono, Kepala Seksi Lahan dan Air Sarpas Dinas Perkebunan Provinsi Jateng yang juga ketua panitia pengadaan; Abdul Ghofur, Staf Bagian Umum Dinas Perkebunan Provinsi Jateng yang juga sekretaris bagian pengadaan, dan Dr Hermono Budi Santoso, mantan Kepala Biro Pusat Penelitian Perkebunan Pabrik Gula Indonesia (P3GI) Pasuruan.  Dua saksi lainnya adalah Sutarman, Wakil Kepala Divisi Teknik PT Asuransi Mega Paratama dan Surono, Staf Kasi Perangkat Desa Bumiayu.

Dalam perkara itu, para saksi diperiksa secara bersama sesuai usulan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Jateng. Menurut JPU, keterlibatan para saksi saling berkaitan. Saat ditanya majelis hakim, para saksi juga kompak menyatakan sebelumnya pernah diperiksa sebagai saksi di penyidik Ditreskrimsus Polda Jateng. Saksi juga mengaku sudah meneliti Berita Cara Pemeriksaan (BAP) dan mengakui keterangannya, kemudian ditandatangani.

”Tidak ada BAP yang mau diralat dan diubah yang mulia,” kata kelima saksi saat ditanya majelis hakim yang dipimpin Sunarso SH.

Dalam dakwaannya, JPU Kejati Jateng, Maliki, mengungkapkan, dugaan korupsi dilakukan kedua terdakwa bersama Ir Mahfudi Husodo, pemilik CV IP, dan Ir Soesiati Rahayu MM, Kepala Seksi Teknologi Benih Bidang Produksi pada Dinbun Provinsi Jateng. Soesiati merupakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom) proyek. (keduanya belum diproses hukum, Red).

JPU menguraikan, pengadaan benih tebu pada 2013 dilaksanakan berpagu Rp 17.902.400.000 dan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) Rp 13.721.600.000. Atas pengadaan itu, Mahfudi menemui Teguh Winarno Haruno, Kepala Dinbun Jateng menanyakan syarat dan prosesnya. Kemudian, Mahfudi membentuk tim pengurus yang terdiri atas kedua terdakwa dan anak buahnya.

Pemilik PT Indonesia Teknologi Multi (ITM) itu bersama timnya, dan Direktur PT Hidayah Nur Wahana (HNW), Sutrisno, meminjam sejumlah nama perusahaan untuk lelang. Lima panitia pengadaan menetapkan HPS dan proses lelang. Lelang diikuti PT HNW, PT Hidup Indah Utama,  CV Datrias Manru Sejahtera (DMS), PT Unisari Adiprima, PT Karya Mudajaya,P T Bumi Wanabakti dan PT ITM. Akhirnya, PT ITM dinyatakan sebagai pemenang lelang.

”Kemenangan itu mendapat sanggahan dari CV DMS. DMS menilai terjadi rekayasa lelang dan melapor ke Dinbun Jateng dan Kementerian. Dari investigasi, kementerian menyatakan digelar lelang ulang,” jelas Maliki.

Lelang ulang digelar dan diikuti 19 perusahaan. Empat lolos, dua di antaranya CV IP dan PT Putra Pribumi Nusantara (PPN). Keduanya diketahui kongkalikong. PT PPN yang menang, dibatalkan, dan diganti CV IP sebagai pelaksana pengadaan.

”Jadi, sebanyak 171.520 kuintal seharga satuan Rp 78,4 ribu per kuintal. Sebagai kelompok tani penerima bantuan, yakni Makmur Mandiri, Makmur Jaya, Tani Makmur dan Subur Makmur,” ungkapnya.

Dalam perkara itu, kedua terdakwa dijerat primer pasal 2 ayat 1 dan subsider pasal 3 jo pasal 8 UU No 31/1999 sebagaimana diubah UU No 20/2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 55 ayat 1 KUHP. (jks/aro/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Didi Kempot: Bisa Tampil di Acaranya Mahasiswa Saja Saya Sudah Senang (16)

Di Jogjakarta, Didi Kempot berkonser, berkolaborasi, dan bertemu anak muda Papua yang fasih menyanyikan lagu-lagunya. Artis besar yang sama...

Kenangan dan Kesan Tak Terlupa Bekerja Bareng sang Legenda

Yuni Shara antusias saat ditawari berduet dengan Didi Kempot meski akhirnya tak sempat bertemu sampai selesai rekaman. Soimah juga terus ingat satu nasihat dari...

Didi Kempot Berkawan dengan Berbagai Kalangan (14)

Karya-karyanya yang sukses melewati semua demarkasi pendengar musik mengantarkan Didi Kempot pada persahabatan yang tak pandang bulu. Dari pengamen sampai presiden. T.M. BAYUAJI-K. ULUM, BAYU...

Setan Sembunyi

Surabaya tidak lagi hanya merah. Tapi merah kehitaman. Pertanda wabah Covid-19 kian mengkhawatirkan. Apalagi ada berita medsos yang agak ngawur sebelumnya: Surabaya bisa seperti Wuhan....

Religiusitas dan Kedekatan Didi Kempot dengan Kaum Santri (13)

Ada sejumlah lagu Didi Kempot yang memperlihatkan sisi religiusitas maestro campursari itu, termasuk satu di antaranya yang belum sempat dirilis. Menurut para sahabat, yang...

More Articles Like This

Must Read

Naik Bus

Oleh: Dahlan Iskan Saya putuskan naik bus saja. Dari Konya ke Afyon. Lima jam. Menempuh jalan perbukitan. Pegunungan. Masuk ke pedalaman. Saya sudah biasa naik bus...

OJK Targetkan 40 Bank Wakaf Mikro

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tahun 2018 ini menargetkan 40 Bank Wakaf Mikro berdiri. Hal tersebut sebagai upaya memperluas penyediaan akses keuangangan masyarakat. Secara nasional,...

Cekatan Selamatkan Pasien

SEMARANG – Sebuah asap membumbung di ruang Darussalam RSI Sultan Agung Semarang, akibat kejadian tersebut perawat lari tunggang langgang untuk menyelamatkan pasien. Diduga kebakaran...

Susun Rencana Pembangunan Pasca Pilgub

SEMARANG – Ketua DPD PDIP Jateng, Bambang Wuryanto menyampaikan ide segar ketika berbicara dalam forum Silaturahmi Pimpinan Parpol Jilid III yang dihadiri pimpinan parpol...

Desak Dishub Tata Terminal Terboyo

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang, Supriyadi menyayangkan pengelolaan Terminal Terboyo yang tak serius, bahkan menjelang Lebaran 2018 justru terbengkalai. Padahal,...

Ulama hingga Penjaga Sekolah Dapat Tali Asih

MAGELANG –Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Magelang membagikan 37 paket bingkisan Lebaran bagi guru honorer dan penjaga sekolah TK binaan DWP Kota Magelang. “Jumlahnya...