SISWA ASING: Penampilan siswa Sekolah Internasional Salatiga dalam Gelar Seni dan Promosi Pariwisata Kedungsapur. (IST)
SISWA ASING: Penampilan siswa Sekolah Internasional Salatiga dalam Gelar Seni dan Promosi Pariwisata Kedungsapur. (IST)

SALATIGA – Tari Sumatera yang diperagakan siswa Sekolah Internasional Salatiga mampu memukau penonton saat pembukaan Gelar Seni dan Promosi Pariwisata Kedungsapur. Pentas bersama yang digelar pemerintah Kota Salatiga, Semarang, Kabupaten Semarang, Kendal, Grobogan dan Demak ini dilaksanakan di Lapangan Pancasila Kota Salatiga, Sabtu (22/4). Dalam acara ini juga dimeriahkan sejumlah stan UMKM dari masing-masing daerah.

Meskipun pembukaan dilaksanakan pada malam hari, namun sejak pagi, pentas seni budaya sudah ditampilkan. Tidak lupa drumblek, seni tradisional Kota Salatiga disuguhkan dan mampu menyedot perhatian pengunjung yang memadati lapangan Pancasila.

Saat pembukaan ditampilkan tari Serimpi dari Kota Salatiga dan tari Sumatera oleh siswa Sekolah Internasional Salatiga. Adapun seni budaya yang dipentaskan adalah Tari Jaranan Pandadaran dari Kabupaten Semarang, Seni Barongan dari Demak, Sendratari Joko Tingkir dari Kota Salatiga, Ketoprak Trutug dari Kota Semarang dan Reog Barong Ponorogo dari Grobogan.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Salatiga Sri Danudjo mengaku senang karena Salatiga dipilih menjadi tuan rumah pergelaran tersebut. “Selain mampu mempromosikan Kota Salatiga kepada kota dan kabupaten lain, acara ini diharapkan menghibur masyarakat dan mampu menggerakkan ekonomi masyarakat,” terangnya. (sas/ton)