Jalan Desa Wangkelang Putus

1455
TERTUTUP LONGSOR: Warga bersama anggota Polsek dan Koramil Kandangserang bekerja bakti membuka akses jalan Desa Wangkelang yang tertutup longsor, kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TERTUTUP LONGSOR: Warga bersama anggota Polsek dan Koramil Kandangserang bekerja bakti membuka akses jalan Desa Wangkelang yang tertutup longsor, kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

PEKALONGAN – Bencana tanah longsor juga terjadi di Desa Wangkelang, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan, Minggu (23/4) dini hari. Akibatnya, akses jalan penghubung Kajen menuju Desa Wangkelang dan desa sekitar terputus. Pasalnya, material tanah dan batu menutup jalan sepanjang 40 meter.

Kapolsek Kandangserang, AKP Agus, menjelaskan, bukit di samping jalan longsor setelah kawasan tersebut diguyur hujan deras. Beruntung, saat kejadian tidak ada warga yang melintas di jalan penghubung antardesa tersebut. ”Akibat tanah longsor, jalan Desa Wangkelang, Kandangserang terputus,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Pasca kejadian itu, sejak Minggu pagi warga desa bersama anggota Polsek dan Koramil Kandangserang, melakukan kerja bakti dengan membuka jalan baru, serta menyingkirkan material tanah dan batu, meski hanya jalan setapak.

”Kita sudah dua hari ini kerja bakti untuk membuka akses jalan. Senin (24/4) sore, akses jalan sudah bisa dibuka, namun hanya untuk jalan setapak dan kendaraan roda dua saja,” ujar Agus.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan, Bambang Djatmiko, menegaskan, setelah kejadian itu, ia meminta warga Desa Wangkelang tetap waspada, mengingat curah hujan masih tinggi. Selain itu, daerah perbukitan tersebut rawan longsor.

Menurutnya, jika ada tanda-tanda tanah mulai retak atau terjadi kelembaban yang berlebihan, sebaiknya melaporkan kepada perangkat desa dan BPBD Kabupaten Pekalongan. Pihaknya akan menindaklajuti dengan menerjunkan petugas ke lapangan untuk mendeteksi sebelum terjadi bencana longsor.

”Desa Wangkelang dan sekitarnya termasuk wilayah yang rawan longsor. Karena itu, kami mohon warga untuk selalu waspada, khususnya saat hujan deras,” pesan Bambang. (thd/aro/ce1)