MERIAH: Penampilan salah satu peserta Kirab Budaya Hari Jadi ke-1.111 Kota Magelang di Alun-alun, Minggu (23/4). (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)
MERIAH: Penampilan salah satu peserta Kirab Budaya Hari Jadi ke-1.111 Kota Magelang di Alun-alun, Minggu (23/4). (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)

MAGELANG – Kirab budaya Kota Magelang yang diikuti 38 peserta berlangsung meriah, kemarin. Kendati hujan mengguyur seputar alun-alun saat peserta ke-19 tampil, acara tetap berlangsung hingga selesai.

Acara seni budaya dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-1.111 Kota Magelang ini juga dipadati pengunjung. Mereka pun tak bubar saat hujan semakin deras.

Beragam kesenian ditampilkan, seperti tari topeng ayu dari SMP Negeri 11 Magelang, lalu ogoh-ogoh dari PHDI dan umat Hindu Kota Magelang. Tak kalah keren, kreasi mobil hias dari SMA Negeri 3 Magelang juga mendapat banyak pujian.

“Kami antusias mengikuti acara ini, selain untuk meramaikan, sekaligus promosi sekolah,” kata Kepala SMAN 3 Magelang, Joko Tri Haryanto, di sela acara.

Ia juga mengapresiasi siswanya tetap semangat menampilkan yang terbaik, walau seluruh kostumnya basah. Mengingat persiapan yang cukup lama. “Kami persiapan sekitar 2 minggu, yang satu minggu untuk latihan tari. Persembahan kami ini idenya dari guru seni dan budaya, ibu Beri Rimbawati,” tambahnya.

Acara dibuka oleh pasukan pengibar bendera (paskibakra) yang membawa foto-foto wali kota terdahulu– sebelun Sigit Widyonindito yang memimpin dua periode ini.

Wali Kota Sigit tiba-tiba turun dari panggung penghormatan dan mengajak wakilnya, Windarti Agustina untuk berbaur dengan peserta dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP4KB) Kota Magelang yang membawakan senam gemu famire berkostum topeng ireng.

Melihat wali kota asyik, jajaran Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Kota Magelang ikut berjoget. Sementara itu, seorang penonton Muntahimah, 35, berharap acara serupa digelar lebih besar di tahun mendatang. Juga diperbanyak kostum-kostum seperti karnaval.

“Supaya acaranya lebih meriah,” ujarnya yang kagum dengan peserta dari toko emas, Mustika Gold Magelang (MGM) memakai kostum karnaval berwarna keemasan. (put/lis)