DIPERIKSA : Dua tersangka perusak alat berat dimintai keterangan Kapolres Demak AKBP Sonny Irawan. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DIPERIKSA : Dua tersangka perusak alat berat dimintai keterangan Kapolres Demak AKBP Sonny Irawan. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

DEMAK-Polisi berhasil menangkap dua orang tersangka terkait kasus perusakan mesin elektrik yang menempel di alat berat (bechoe). Tersangka bernama Triyono dan Agus Siswanto, warga Desa Rejosari, Kecamatan Karangawen. Pelaku diamankan bersama barang bukti (BB) berupa Honda Vario serta panel elektrik alat berat atau eskavator Komatsu.

Kapolres Demak, AKBP Sonny Irawan mengatakan bahwa semula para pekerja sedang bekerja diproyek normalisasi sungai di Dukuh Karangpancing, Ploso, Kecamatan Karangawen. Kemudian, dua tersangka dengan mengendarai sepeda motor serta mengenakan masker sebagai penutup wajah datang menghampiri. Mereka mencari siapa mandor dari proyek yang dikerjakan tersebut.

Setelah dicari, mandornya tidak ada di tempat. Karena marah, dua orang tak dikenal oleh para pekerja itu diketahui sudah memecah kaca dan merusak panel elektrik alat berat yang digunakan untuk bekerja. Akibatnya, bechoe tersebut tidak dapat difungsikan lagi. “Pelaku dikenai pasal 406 KUHP tentang tindak perusakan,” jelas Kapolres AKBP Sonny Irawan didampingi Kasatreskrim AKP M Aidil. (hib/ida)