Olah Menu dengan Bahan Kurang Diminati

1452
SEDAP: Pengunjung melihat menu olahan hasil kreativitas para pelajar SMK dalam lomba masak bertema Recycling di Hotel Ibis Semarang Simpang Lima, kemarin. (DIAZ AZMINATUL ABIDIN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SEDAP: Pengunjung melihat menu olahan hasil kreativitas para pelajar SMK dalam lomba masak bertema Recycling di Hotel Ibis Semarang Simpang Lima, kemarin. (DIAZ AZMINATUL ABIDIN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Sejumlah pelajar SMK jurusan tata boga di Semarang dan sekitarnya memiliki cara unik untuk memperingati Hari Bumi. Mereka berkreasi dengan memasak olahan makanan berbahan daging ayam yang kurang memiliki nilai jual di restoran atau perhotelan. Yakni bagian sayap dan kulit. Masakan dengan bahan tersebut sengaja diolah agar tidak terbuang sia-sia.

Kreasi masakan dengan tema Recycling atau mengolah kembali ini dilakukan dalam lomba yang digelar Hotel Ibis Semarang Simpang Lima, Sabtu (22/4) di pelataran hotel. Lomba ini diikuti puluhan peserta dari 10 SMK.

Jihan Ulaya dan Sari Ratnasari, chef muda dari SMKN 4 Kendal beradu cepat dan kemampuan memasak dengan peserta dari 9 sekolah lain. Dengan tema masakan dan bahan yang dirahasiakan sebelumnya oleh panitia, mereka kemudian berpikir untuk mengolahnya seperti apa.

Akhirnya dua gadis kelas 11 ini membuat Kalio Ayam dan menu lain Ikan Dori Saus Tiram. Bahan yang digunakan dipadu dengan rempah-rempah, sayuran, dan tanpa MSG. ”Susahnya masak di luar ruangan banyak angin. Tapi kita tertantang masak dengan tema recycling ini. Saya yakin jadi juara,” ujar Jihan.

Peserta lain, Salsabila Firdaus Safira, dan Ilham Nur Mustaqin dari SMKN 6 Semarang punya ide berbeda. Mereka menamakan masakannya rainbow chicken wings yang diolah dengan bumbu kuning.

”Caranya dengan memanfaatkan bahan yang ada yang sudah bersih dan siap. Terus digoreng, kemudian mix vegetable, baru bumbu kuning. Masakan lebih ke cita rasa bumbu rempah,” katanya Safira dan Ilham tertantang memanfaatkan bahan-bahan yang ada untuk mengemasnya menjadi menu yang nikmat.

Chef Hotel Ibis Semarang Simpang Lima, Teguh Firmanto sebagai juri menjelaskan di hotel tidak semua daging terpakai untuk bahan makanan. Utamanya, untuk daging ayam hanya menggunakan bagian dada atau paha, sehingga ada bagian lain yang tidak digunakan.

”Memperingati Hari Bumi, kami ingin semua bahan makanan bisa terpakai tanpa harus membuangnya sia-sia. Untuk itulah kita mengedukasi dengan kreativitas pelajar SMK, bagaimana membuat bahan makanan yang kurang diminati agar memiliki nilai jual yang lebih,” ujarnya. (mg30/ric/ce1)

Silakan beri komentar.