BANTUAN : Menteri BUMN Rini Soemarni bersama jajaran direksi BUMN usai penyerahan bantuan CSR di lapangan Lumbini Komplek Candi Borobudur, Sabtu (22/4). (MUKHTAR LUTFI/Radar Kedu)
BANTUAN : Menteri BUMN Rini Soemarni bersama jajaran direksi BUMN usai penyerahan bantuan CSR di lapangan Lumbini Komplek Candi Borobudur, Sabtu (22/4). (MUKHTAR LUTFI/Radar Kedu)

MUNGKID—Sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyalurkan dana corporate social responsibility (CSR) untuk wilayah Jawa Tengah. Ada anggaran sebesar Rp 36 miliar yang dibagikan ke 30 kabupaten/kota di Jateng. Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Menteri BUMN Rini Soemarno di Pelataran Candi Borobudur, Sabtu (22/4). Sejumlah pimpinan BUMN hadir dalam kegiatan tersebut.

“Perusahaan-perusahaan milik negara bisa menjadi sarana untuk mengeksplor potensi di berbagai sektor ekonomi,” kata Rini usai acara Penyerahan Bantuan CSR secara simbolis kepada masyarakat Jateng.

Bantuan yang disalurkan antara lain digunakan untuk pendirian Balai Ekonomi Desa (Balkondes), homestay, bantuan kemitraan untuk penangkaran bibit padi, UKM, dan industri kreatif, pavingisasi Pasar Johar Semarang, bantuan untuk rumah ibadah, pemberian bibit ikan, hingga penyediaan sarana mesin jahit bagi 15 UMKM di Kabupaten Boyolali. Secara keseluruhan, sinergi BUMN telah menyalurkan dana CSR melalui Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL) senilai lebih dari Rp 3,5 triliun pada 2016, dan ditargetkan tahun 2017 mencapai Rp 5 triliun. Pemberian bantuan CSR di Jawa Tengah ini juga bagian dari rangkaian HUT Bersama BUMN yang berulang tahun periode Februari-April 2017.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Acara Penyerahan Bantuan CSR Jateng Maryono mengatakan BUMN berkomitmen meningkatkan penyaluran CSR ke seluruh kabupaten di Jateng. Maryono yang menjabat Dirut PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk ini menuturkan, CSR juga disalurkan untuk pengembangan kawasan wisata Puthuk Setumbu.

“Himbara (Himpunan Bank-Bank Milik Negara) akan menyalurkan CSR senilai Rp1 miliar agar kawasan bersejarah ini akan kian menarik wisatawan datang ke tempat tersebut,” tutur Maryono.

Terpisah, ASM Mikro Bank Rakyat Indonesia Kanca Magelan, Wahyu Rastawan mengatakan, pembangunan Balkondes di Kabupaten Magelang dikonsentrasikan di wilayah Borobudur. “Ini untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dan kepariwisataan di Borobudur,” kata Wahyu. (vie/cr3/ton)