PEDULI: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengendong balita di acara Lomba balita sehat, belum lama ini. (Ist)
PEDULI: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengendong balita di acara Lomba balita sehat, belum lama ini. (Ist)

SEMARANG- Pentingnya dokumen kependudukan akta kelahiran untuk memenuhi persyaratan administrasi seperti pendaftaran sekolah, pembuatan paspor, KTP dan SIM, termasuk pengurusan pekawinan menjadikan Pemerintah Kota Semarang berninovasi untuk memberi kemudahan warganya agar memiliki akta kelahiran.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, kemudahan melalui sistem online.  Masyarakat yang ingin mengurus akta kelahiran tidak perlu mendatangi bahkan antre di kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Semarang.

Setelah mendapatkan surat kelahiran, masyarakat cukup melakukan permohonan akta kelahiran melalui alamat website E-Services.Dispendukcapil.SemarangKota.Go.Id. Melalui website tersebut masyarakat tinggal mengisi data-data dan mengupload surat keterangan kelahiran dan surat nikah.

Kemudian pemohon akta kelahiran tersebut akan mendapat notifikasi atas verifikasi data yang dimasukkan. Jika terverivikasi, akan ada notifikasi melalui nomor ponsel dan email yang artinya akta dalam bentuk fisik sudah jadi dan dapat langsung diambil di Kantor Dispendukcapil pada jam kerja.

Pemkot Semarang menargetkan dalam mengurus akta kelahiran secara online hanya butuh waktu satu hari. “Setiap peringatan HUT Kota Semarang selalu dirayakan dengan meriah, namun dalam perayaan tersebut pasti ada pertanyaan dari masyarakat, apa yang sudah dilakukan pemerintah dalam satu tahun ini, sehingga inovasi-inovasi ini saya harap menjadi jawabannya,” jelas Walikota yang akrab disapa Hendi ini.

Sebelumnya Dispendukcapil juga telah meluncurkan pelayanan pengurusan dokumen kependudukan, seperti akta kelahiran, akta kematian, dan KTP langsung jadi di tempat hanya 30 menit. (amu/zal)