Tergerak Jadi Dokter Karena Sulit Mendapat Perawatan

Direktur Medik dan Keperwatan RSUP DR Kariadi Dr Darwito

3309
Direktur Medik dan Keperwatan RSUP DR Kariadi Dr Darwito
Direktur Medik dan Keperwatan RSUP DR Kariadi Dr Darwito

MENJALANKAN tugas sebagai dokter merupakan pengabdian yang utuh untuk menjadi manusia yang bermanfaat. Itulah yang dilakukan oleh Dr Darwito yang saat ini menjabat sebagai Direktur Medik dan Keperwatan RSUP Dr Kariadi.

Dokter Darwito lahir dari keluarga petani tebu di Trangkil, Kabupaten Pati Jawa Tengah. Pada zamannya, pria kelahiran tahun 1960 itu, mengingat susahnya mendapatkan pelayanan kesehatan di daerahnya. Menurutnya satu karesidenan hanya ada satu dokter, pada saat itu dokter Karesidenan Pati, adalah dr Sarjimin.

“Iya zaman saya kecil dulu itu, hanya ada satu dokter, yakni dokter karesidenan, dokter Sarjimin. Kalau sakit butuh pengobatan jauh jaraknya. Menuju lokasi itu naik dokar (delman, red), naik sepeda,” kenang pria yang berulangtahun setiap tanggal 3 Februari itu.

Awalnya, ayah 3 anak ini, tidak memiliki angan-angan menjadi dokter. Namun hatinya tergerak setelah melihat permasalahan sosial yang begitu sulit mendapat perawatan.

Kisah menarik, bagi anak nomor 6 dari 8 bersaudara ini saat memlesetkan namanya dengan gelar dokter. Yaitu memisahkan penggunaan huruf “dr” dan “wito” dari nama asli Darwito.

“Cerita lucunya nama saya Darwito tapi di buku dulu saya tulis Dr Wito. Lha ini tidak tau kenapa ya, pas masih SMA saya melakukannya seperti  itu,” kenangnya sembari tertawa.

Untuk mewujudkan keinginnnya itu, Darwito perlu menempuh pendidikan ke Universitas Gajah Mada (UGM) Jogjakarta. Pada 1979 ia mendaftar, namun tidak diterima di Fakultas Kedokteran.

Kemudian Darwito mencoba mendaftar di kampus lain. Ia diterima di Fakultas Hukum UII. Tahun 1980 ia mendaftar lagi di UGM dan diterima di Fakultas Kedokteran UGM.

“Akhirnya saya kuliah di dua tempat. Lulus dari Fakultas Hukum UII pada 1991 dan dari Fakultas Kedokteran UGM tahun 1987,” ucap suami dari Titing Istiyah ini. (diaz/zal)