Pembangunan Pasar Muntilan Akan Diawasi

2591

MUNGKID—Pembangunan Pasar Muntilan yang sempat tertunda karena adanya sejumlah penolakan, dipastikan segera dimulai. Kemarin, hasil rapat yang digelar Pemkab memutuskan bahwa proyek senilai Rp 85 miliar tersebut, segera digarap pada 23 April besok.

“Pengadaan sudah selesai, sudah ditandatangani, SP3 juga sudah turun. Untuk pelaksanaan tetap dari PT Armada Hada Graha. Jika tidak ada halangan, berarti tanggal 23 (April) dimulai,” kata Asisten I Pemerintahan, Eko Triyono, kemarin.

Adanya penolakan terhadap pemenang lelang yang disampaikan oleh sejumlah oknum beberapa waktu lalu, menurut Eko, karena faktor kurangnya pemahaman. “Ya, termasuk dengan adanya rakor hari ini (kemarin), tujuannya untuk memberikan pemahaman. Harapannya, setelah mereka paham lantas menerima, karena semua ketentuan juga sudah dilewati. Tidak ada hal yang dilanggar.”

Meski begitu, Pemkab meminta kepada pelaksana proyek pembangunan Pasar Muntilan untuk nantinya melibatkan lingkungan sekitar lokasi. “Boleh dilibatkan,” katanya.

Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU PR) Kabupaten Magelang, Heriyanto, menambahkan, pembangunan Pasar Muntilan akan berlangsung selama 20 bulan. “Pelaksanaan multiyears mulai April 2017 ini hingga pertengahan Desember 2018 mendatang. Anggarannya, sebesar Rp 85.417.494.000.”

Selama pelaksanaan, proses pembangunan Pasar Muntilan akan diawasi beberapa pihak. Sehingga kualitas bangunan sesuai spek yang ditentukan. “Pengawasan nanti ada dari DPU sendiri, dari konsultan, tim manajemen konstruksi, ada juga tim pengawalan pembangunan. Mereka akan mengawasi mulai dari awal hingga akhir.” Nantinya, kata dia, konsep bangunan Pasar Muntilan akan dibuat tiga lantai. Basement, lantai satu, dan lantai dua.

Komandan Koramil Muntilan, Kapt Inf Panggih, mendukung pengamanan selama proses pembangunan berlangsung. “Pengamanan kita lakukan tertutup dan terbuka. Minimal ada dua personel per hari. Tujuan pengamanan agar tercipta situasi Muntilan yang kondusif, karena pembangunan pasar ini untuk mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat.” (vie/isk)