Momentum PSIS Kembali ke Rumah

1808

SEMBILAN musim berkompetisi di kasta kedua tentu bukan waktu yang sebentar untuk tim sekelas PSIS yang telah dua kali menjadi juara yaitu juara Kompetisi Perserikatan 1987 dan juara Liga Indonesia musim 1998/1999. Oleh karena itu musim ini kami bertekad untuk mengembalikan PSIS ke ‘rumah’ sebenarnya yaitu kompetisi kasta tertinggi atau yang musim ini bernama Liga 1, bertemu dengan tim-tim besar lainnya di Indonesia.

Bukan hal yang mudah memang, yang pertama tentunya kami memerlukan biaya dan sumber daya yang besar untuk mengarungi Liga 2 musim ini. Namun perlahan tapi pasti, semua kami siapkan sejak musim kompetisi 2016 lalu selesai.

Saya selaku pemegang saham telah menyiapkan modal awal sebesar Rp 4 miliar. Jumlah tersebut tentunya didukung dari pendapatan lainnya, salah satunya yaitu pemasukan melalui penjualan tiket laga kandang.

Kami beruntung memiliki dua kelompok suporter fanatik yaitu Panser Biru dan Snex, serta fans lainnya yang tidak bisa kami pandang remeh. Hal itu bisa kita lihat di beberapa kali uji coba kemarin. penonton cukup memberikan kontribusi positif untuk pemasukan tim.

Kami harap semua masih berjalan dengan baik di kompetisi besok, semua elemen suporter bisa terus mendukung tim dengan membeli tiket, membeli jersey original, terus mendampingi tim saat home maupun away, serta menghindari hal-hal yang dapat merugikan tim seperti rusuh, menyalakan flare, smoke bomb, petasan, melempar botol air mineral dan lain-lain.

Untuk sponsor kami berterima kasih atas dukunganya. Kerja sama saling menguntungkan akan terjalin baik dengan membaiknya prestasi PSIS. Hal-hal di atas membuat kondisi finansial kami bisa dibilang cukup mumpuni untuk bertarung di kompetisi dengan kekuatan penuh.

Mengawali musim 2017 ini kami juga telah menyiapkan kekuatan tim baik dari sisi manajemen, pelatih, ofisial terbaik dan tentu saja kami juga telah merekrut pemain-pemain terbaik di posisinya untuk level Liga 2.

Musim ini kami juga mencoba memadukan pemain-pemain muda bertalenta hebat dengan beberapa pemain senior sarat pengalaman yang membuat kami semakin yakin dalam menyongsong Liga 2.

Segala sesuatu telah dipersiapkan, tentunya kini kami baik manajemen, pelatih, official dan pemain tingga bekerja dengan ekstra keras untuk memenuhi target. Kenapa harus ekstra keras? Karena musim ini persaingan sangat ketat.

Banyaknya degradasi yaitu sekitar 50 persen di setiap grup membuat semua tim akan tampil mati-matian di setiap pertandingan. Semua akan fight dengan begitu PSIS harus kerja keras dua kali lipat dari tim lain karena kami ingin promosi.

Intinya, kami ingin mengawali Liga 2 musim ini dengan kerja keras, kerja keras dan kerja keras untuk mengembalikan Mahesa Jenar ke rumah yang sebenarnya yaitu kompetisi kasta tertinggi.

Mohon doa restu serta dukungannya. Demi PSIS tercinta, demi Kota Semarang yang kita banggakan. Semoga PSIS juara, agar kita semua bisa menyaksikan PSIS berlaga di kompetisi Liga 1. Semoga ….. (*)