33 C
Semarang
Kamis, 2 Juli 2020

Legenda Batik Perkuat Pesona Wisata Kabupaten Pekalongan

Bupati Siapkan Infrastruktur dan Membentuk Pokdarwi

Another

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru...

Kabupaten Pekalongan sebagai daerah Legenda Batik Indonesia, semakin memperkuat pesona Kota Santri. Atas dasar itulah, kota penghasil batik ini, akan membuat paket wisata lengkap dengan keragaman potensi yang unik untuk menarik wisatawan dalam berkunjung.

TAUFIK HIDAYAT, KAJEN

BANYAK tokoh batik yang lahir di Kabupaten Pekalongan dan menghasilkan batik terhalus dan terbagus di Indonesia sejak zaman penjajahan Belanda atau 1800-an. Seperti Batik Oey Soe Tjoen yang sudah ada sejak tahun 1825. Bahkan hingga kini, generasi ke-6 dari keluarga Oey Soe Tjoen, masih melanjutkan usaha batik leluhurnya. Makanya, tak heran jika Kabupaten Pekalongan disebut sebagai Kota Legenda Batik Indonesia. Karena batik yang ada di Indonesia, hampir 90 persen berasal dari Kabupaten Pekalongan.

“Hal itu terlihat dari motif batik yang ada, berupa flora dan fauna, serta pewarnaan yang cerah yang merupakan ciri khas dari batik pesisiran atau batik Pantura,” kata Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, saat meresmikan Gerakan Sadar Wisata dan Aksi Sapta Pesona di Objek Wisata Pantai Depok, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan, Jumat (21/4) kemarin.

Bahkan, kata Bupati Asip, meski daerah lain banyak menghasilkan batik dengan keunikan dan keanekaragamannya, namun batik Kabupaten Pekalongan mempunyai ciri khas yang sangat beda dan unik. “Makanya jangan heran, jika Kabupaten Pekalongan mendapatkan predikat sebagai Kota Legenda Batik,” tandasnya.

Menurutnya, lebih dari 400 ribu warga Kabupaten Pekalongan hidup dari batik, baik pedagang maupun perajin dan buruh. Sehingga untuk menghidupi industri kerajinan tangan berupa batik tersebut, muncul kreasi-kreasi batik yang bagus dan menarik. “Daerah lain juga memiliki keunikan batik, karena di pesisir Pantura ini, batik menjadi mata pencaharian masyarakat. Kini, batik Pekalongan tersebar di seluruh Indonesia, karena keunikannya tersebut,” kata Bupati Asip.

Bupati juga menandaskan bahwa berwisata ke Kabupaten Pekalongan adalah wisata terlengkap yang ada saat ini, mulai dari wisata belanja, wisata di pesisiran dengan keindahan lautnya dan ikan segar dan di Petungkriyono sebagai destinasi wisata baru yang penuh pesona.

“Petungkriono sangat terkenal dengan pesona alam yang memukau. Mulai banyaknya air terjun serta satwa dilindungi dengan ekosistem yang alami, seperti Owa Jawa, Lutung, Elang dan lainnya,” tandas Bupati Asip.

Bupati juga menegaskan untuk meningkatkan pengunjung datang ke Kabupaten Pekalongan, Pemkab Pekalongan sedang menyiapkan infrastruktur dan fasilitas umum, agar pengunjung merasa nyaman dan senang. Disamping itu, disiapkan masyarakat wisata dengan membentuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).

Saat ini, Pemkab bekerjasama dengan pelaku wisata menyiapkan standar mutu pelayanan wisata serta melakukan pengelolaan destinasi wisata. Hasilnya diperuntukkan masyarakat melalui (Pokdarwis). “Kami juga melakukan beragam pembinaan, agar tumbuh sumber daya manusia (SDM) yang sadar wisata dengan kriteria atau standar yang bagus dan bersih dalam memberikan pelayanan, kenyamanan dan keamanan bagi pengunjung,” tegas Bupati Asip.

Sementara itu, anggota Komisi X DPR RI, Dr Marlinda Irwanti menjelaskan bahwa jalan tidaknya potensi wisata di satu daerah, berada di tangan bupati atau wali kotanya selaku pemegang kebijakan. Sehingga, kemajuan wisata tergantung pada kemauan kepala daerah dalam mengembangkannya.

Terkait Kabupaten Pekalongan, kata Marlinda, memiliki potensi wisata yang luar biasa, mulai wisata belanja, wisata kelautan hingga wisata alam yang melimpah. Untuk itu, pihaknya mendukung kebijakan Bupati Pekalongan yang gencar dalam mengembangkan paket wisata lengkap, termasuk Kabupaten Pekalongan sebagai Kota Legenda Baik Indonesia.

“Di Kabupaten Pekalongan, tidak hanya memiliki sumber daya alam, tapi ada potensi wisata. Ini yang perlu ditingkatkan. Namun keterlibatan seluruh elemen masyarakat, tergantung dari wali kota atau bupatinya. Makanya, saya sangat mendukung kebijakan Bupati Pekalongan yang berani melakukan terobosan dalam mengembangkan potensi wisata yang ada,” jelas Marlinda. (*/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

Tambah Puyeng, Suami Nganggur

RADARSEMARANG.COM, LADY Sandi, 38, harus siap menanggung beban dua kali lebih besar setelah menjatuhkan talak suaminya. Bukan tanpa alasan, John Dori, 45, yang gagah...

Tiga Bersamaan

Tiga orang hebat ini punya ide yang mirip-mirip. Hafidz Ary Nurhadi di Bandung, dr Andani Eka Putra di Padang dan Fima Inabuy di Kupang,...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Ajak Peduli Lingkungan dan Tanggap Bencana

RADARSEMARANG.COM - SOBAT Eksis, Kamis (5/4) lalu menjadi hari bahagia bagi seluruh warga SMP Negeri 12 Semarang. Sebab, sekolah di kawasan Banyumanik itu tengah...

OJK Sosialisasikan Obligasi Daerah

"Untuk dapat menerbitkan Obligasi Daerah dan Sukuk Daerah harus benar-benar dipersiapkan dengan baik. Hal ini terkait dengan proses penerbitan yang cukup panjang dan kompleks," Bambang...

Meriah, Pesta Pergantian Tahun di Hotel Horison

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Pesta pergantian tahun di Hotel Horison berlangsung meriah. Dengan mengusung tema Old & New Jaman Now, manajemen Horison berhasil membuat pengunjung...

Gangguan Haid Gejala Awal Infertilitas

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Wanita harus mewaspadai risiko infertilitas yang disebabkan oleh gangguan haid. Sebab, salah satu gejala infertilitas adalah menstruasi yang tidak teratur. Infertilitas sendiri merupakan...

Masyarakat Minta Pembangunan Pasar Induk Segera Direalisasikan

WONOSOBO – DPRD Kabupaten Wonosobo menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Pandangan Akhir Fraksi tentang Pelaksanaan Reses Anggota DPRD Kabupaten Wonosobo, yang kali ini memasuki Masa...

Biasa Ngebut, Justru Takut Naik Sepeda Onthel

Berkendara dengan kecepatan tinggi dirasa memberikan sensasi tersendiri. Motor hancur karena terjatuh pun tidak menyurutkan hobi Nur Haqni Hayuningtyas mengendarai motor dengan kencang. Seperti...