Bawa Semangat Kirun

2530

22 JUNI 2013 menjadi hari yang tidak bisa dilupakan oleh salah satu suporter setia PSIS, Panser Biru. Hari itu Panser Biru kehilangan dirigen master mereka, Edi Purnomo alias Kirun untuk selama-lamanya.

Kirun dikenal sebagai sosok humoris yang memiliki militansi luar biasa untuk tim berjuluk Mahesa Jenar. Tak hanya untuk suporter Semarang, nama Kirun juga cukup tenar di kalangan suporter Jawa Tengah bahkan Indonesia.

Kini empat tahun berlalu, PSIS telah memiliki dirigen master baru. Ferry Guntoro alias Ferry Opel ditemani Jefri Agustuban kini didapuk sebagai leader di atas panggung untuk memimpin Panser Biru ketika memberikan dukungan penuh kepada tim Mahesa Jenar. “Saya kira Mas Kirun dari sisi yang positif adalah panutan kita semua. Beliau senior dirigen di Indonesia yang selalu bisa membakar semangat teman-teman di tribun. Semangat itu yang berusaha terus kami jaga saat ini,” beber Opel.

Diakui, tidak mudah memainkan peran sebagai sosok dirigen yang menurutnya bisa menjadi percontohan identitas kelompok suporter mereka. Termasuk kata dia prilaku kelompok suporter bisa dipengaruhi oleh pembawaan atau sikap dirigen masternya. “Sebagai contoh seorang dirigen harus tidak mudah terprovokasi setiap ada hal buruk terjadi di Stadion. Karena kalau dirigen ikut terprovokasi pasti dampaknya akan lebih buruk lagi,” sambungya.

Selain itu Opel menambahkan, seorang dirigen bisa menjadi kunci merubah prilaku buruk suporter. Termasuk bisa menjadi kunci dalam memberikan edukasi terhadap prilaku suporter untuk taat terhadap aturan yang ada. “Pasti kami dan pengurus akan terus memberikan edukasi kepada teman-teman untuk bisa terus memberikan energi yang positif saja untuk tim. Karena kalau sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan pasti yang akan rugi tim kesayangan kita sendiri,” pungkasnya. (bas/smu)