MUNGKID–Kasus ini bisa menjadi pelajaran bagi kita untuk berhati-hati memilih Asisten Rumah Tangga (ART). D Kecamatan Mertoyudan, misalnya, seorang ART membawa kabur motor milik majikannya.

Kasus ini menimpa Rochani, 42, warga Pasuruhan, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang. ART yang baru dipekerjakannya, Ws, 34, warga Cacaban, Kota Magelang, nekat membawa kabur motor miliknya.

Menurut Rochani, Ws awalnya merengek meminta pekerjaan. Korban lantas mempersilakan Ws untuk kerja di rumahnya. Pada hari pertama, perilaku Ws biasa saja. Nah, di hari kedua, Ws meminta izin meminjam Vario miliknya. “Dia mau pinjam kendaraan. Katanya, untuk mengurus KTP di Pemkot Magelang dan kembali lagi siang harinya.”

Sampai malam hari, Ws tak kembali ke rumah korban. Handphone yang dihubunginya juga tidak aktif. Hingga dua hari kemudian, tak ada kabar dari Ws. “Dia meminjam motor sejak 12 April sampai 15 April 2017 tidak kembalikan, tanpa kabar. Karena itu, saya laporkan ke Polsek Mertoyudan.”

Oleh polisi, Ws berhasil ditangkap. Pelaku yang kini mendekam di tahanan Polsek Mertoyudan, bakal dijerat pasal 372 KUHP tentang Penggelapan. Ancaman hukumannya maksimal 4 tahun. (vie/isk)